Lama Menunggu Penjemputan, Sekolah Amankan Ompreng dan MBG Kering SPPG Pakamban Laok 2 Usai Ditolak Wali Murid

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

ILUSTRASI: Menunggu lama, pihak dekolah mengamankan Ompreng dan MBG Kering SPPG Pakamban Laok 2 usai ditolak wali murid (Doc. Seputar Jatim)

ILUSTRASI: Menunggu lama, pihak dekolah mengamankan Ompreng dan MBG Kering SPPG Pakamban Laok 2 usai ditolak wali murid (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kepala Raudlatul Athfal Hidayatut Thalibin (RA HT), Siti Maysaroh, mengamankan ompreng berserta Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) kering dari SPPG Pakamban Laok 2 Yayasan Bumi Asfan Abadi, lantaran tak kunjung dijemput usai ditolak wali murid.

Ompreng dan MBG kering tersebut kemudian dimasukkan ke dalam ruangan dan dikunci sebagai bentuk tanggung jawab serta demi keamanan dan bukan ditahan.

Lanjut ia menegaskan, bahwa pihaknya tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menyandera atau menahan ompreng MBG.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menunggu penjemput ompreng sampai pukul 12.30 WIB. Karena lama tidak dijemput dan saya khawatir tidak aman, akhirnya saya masukkan ke ruangan dan dikunci,” ujarnya saat dimintai keterangan, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga :  Wali Murid Tolak Massal MBG dari SPPG Pakamban Laok 2, Kepala RA HT: Kami Bukan Kelaparan, Ini Soal Gizi

Lebih lajut ia menambahkan, pihaknya bersama para guru lain justru menunggu agar ompreng dan menu MBG yang ditolak wali murid bisa segera dikembalikan.

“Tidak ada niat menahan. Kami di sekolah bersama guru-guru lain menunggu. Bahkan kami juga ingin mengembalikan menu MBG kering yang jelas-jelas ditolak wali murid,” tegasnya.

Menurutnya, pengamanan ompreng dan paket MBG tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sebagai kepala sekolah agar barang itu tetap aman.

“Ini murni tanggung jawab saya. Ompreng dan menu MBG itu tidak diterima wali murid. Kalau sampai hilang, siapa yang bertanggung jawab? Karena lama menunggu dan tidak ada penjemput, akhirnya saya dan guru-guru lain pulang. Saya kembali lagi, namun sudah tidak ada mobil BGN,” jelasnya.

Baca Juga :  Guru Protes MBG dari SPPG Pakamban Laok 2, Lauk Tak Jelas hingga Dugaan Basi

Diberitakan sebelumnya, Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh SPPG Pakamban Laok 2 Yayasan Bumi Asfan Abadi, menuai penolakan keras dari seluruh wali murid RA HT.

Bantuan yang seharusnya menunjang pemenuhan gizi anak justru dinilai tidak layak, minim nilai gizi, dan terkesan asal-asalan.

Kepala RA HT Siti Maysaroh menegaskan, penolakan tersebut merupakan keputusan bersama wali murid setelah melihat langsung isi paket MBG yang diterima anak-anak.

“Semua wali murid sepakat menolak. Isinya hanya roti, susu kotak rasa cokelat, dan potongan pepaya tiga sampai empat iris. Itu pun datang terlambat. Menu seperti ini jelas tidak mencerminkan program gizi, apalagi untuk anak usia dini,” pungkasnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan media kepada pihak SPPG Pakamban Laok 2 Yayasan Bumi Asfan Abadi, Pragaan, Sumenep, Madura, melalui pesan WhatsApp, namun tidak mendapat respons hingga berita ini diterbitkan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan
Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep
APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual
Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen
Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus
Semarak HUT ke-81 RI, DWP RSUDMA Sumenep Sabet Gold Lomba Lagu Daerah Nusantara
Santri PP Mathla’ul Anwar Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 81, Ibnu Hajar: Belajar adalah Perjuangan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB