DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

RAPAT: Wakli Bupati Sumenep, Imam Hasyim (kiri) dan Ketua DPRD, Zainal Arifin (kiri nomor dua) dan segenap jajaran petinggi DPRD Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

RAPAT: Wakli Bupati Sumenep, Imam Hasyim (kiri) dan Ketua DPRD, Zainal Arifin (kiri nomor dua) dan segenap jajaran petinggi DPRD Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar rapat paripurna untuk menyampaikan laporan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin itu dihadiri Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah.

Zainal Arifin menegaskan, LKPJ merupakan instrumen penting dalam siklus pemerintahan daerah sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi kepada publik.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui LKPJ, DPRD memberikan rekomendasi strategis untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Sementara itu, Ketua Pansus LKPJ, Hosnan, menjelaskan bahwa pembahasan dilakukan secara menyeluruh melalui rapat kerja bersama perangkat daerah serta pencermatan dokumen.

Baca Juga :  Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Pansus menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Sumenep tahun 2025 secara umum menunjukkan capaian positif, terutama pada sektor ekonomi, peningkatan sumber daya manusia, dan pembangunan infrastruktur.

Meski demikian, sejumlah catatan penting disampaikan. Pansus menyoroti perlunya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan serta peningkatan kualitas layanan publik.

“Indikator makro daerah menunjukkan tren positif, namun pemerataan hasil pembangunan masih perlu menjadi perhatian bersama,” katanya.

Di bidang tata kelola pemerintahan, Pansus mendorong agar perangkat daerah lebih berorientasi pada hasil (outcome), bukan sekadar kegiatan administratif.

Sementara di sektor ekonomi, kata dia, penguatan potensi lokal dinilai penting untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah.

Pada sektor infrastruktur, pembangunan dinilai telah berjalan baik, namun perlu dilanjutkan dengan fokus pada pemerataan akses, terutama di daerah kepulauan.

Untuk kesejahteraan masyarakat, berbagai program sosial dinilai telah memberi manfaat, meski perlu penyempurnaan data dan mekanisme penyaluran agar lebih tepat sasaran.

Baca Juga :  PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Di sektor pendidikan dan kesehatan, Pansus menekankan pentingnya pemerataan layanan, termasuk distribusi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

Selain itu, pelayanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar juga menjadi perhatian karena masih adanya keluhan masyarakat.

“Perlu ada perbaikan manajemen dan tata kelola pelayanan kesehatan agar lebih optimal,” tegasnya.

Secara keseluruhan, Pansus menilai penyelenggaraan pemerintahan tahun 2025 berjalan cukup baik. Namun, peningkatan kualitas kebijakan, kapasitas aparatur, serta penguatan koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah menjadi kunci untuk mendorong pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

35 Perusahaan Ramaikan Sumenep Job Fair 2026, Akses Lowongan Kerja Dibuka Lebar
Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan
Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya
Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura
Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa
Kado Hari Jadi Sumenep ke 757, Pemkab Beri Keringanan Tunggakan PBB hingga 95 Persen
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Usai Dilantik, DPRD Desak Empat Pejabat Sumenep Tunjukkan Hasil dalam 6 Bulan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:20 WIB

35 Perusahaan Ramaikan Sumenep Job Fair 2026, Akses Lowongan Kerja Dibuka Lebar

Jumat, 18 September 2026 - 17:43 WIB

Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan

Kamis, 17 September 2026 - 21:29 WIB

Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya

Rabu, 16 September 2026 - 18:37 WIB

Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura

Rabu, 16 September 2026 - 16:54 WIB

Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa

Berita Terbaru