DPRD Desak Pemkab Sumenep Segera Isi Jabatan Strategis yang Kosong

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MENJABARKAN: Anggota DPRD Sumenep Fraksi PAN, Hairul Anwar, saat menyampaikan laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026 dalam Rapat Paripurna (Doc. Seputar Jatim)

MENJABARKAN: Anggota DPRD Sumenep Fraksi PAN, Hairul Anwar, saat menyampaikan laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026 dalam Rapat Paripurna (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Banyaknya jabatan strategis yang masih diisi pelaksana tugas (Plt) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendapat sorotan dari kalangan legislatif.

DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendesak pemerintah daerah segera mempercepat pengisian pejabat definitif agar stabilitas birokrasi dan pelayanan publik tidak terganggu.

Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Hairul Anwar menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, terlalu lama mengandalkan Plt pada posisi strategis berpotensi menghambat efektivitas pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan daerah.

Ia menegaskan, keberadaan pejabat definitif sangat penting untuk memastikan roda organisasi perangkat daerah (OPD) berjalan optimal.

Sebab, pejabat berstatus Plt memiliki keterbatasan kewenangan dalam mengambil keputusan strategis, terutama yang berkaitan dengan kebijakan jangka panjang.

“Jabatan strategis sebaiknya tidak terlalu lama dijabat Plt. Pemerintah daerah perlu segera melakukan percepatan pengisian jabatan agar roda pemerintahan berjalan maksimal,” ujarnya, Senin (26/5/2026).

[irp posts=”17510″ ]

Menurutnya, jika kekosongan jabatan terus berlangsung, dampaknya tidak hanya dirasakan di internal birokrasi, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Koordinasi antarinstansi dinilai berpotensi kurang efektif karena kewenangan Plt tidak seluas pejabat definitif.

Ia menyebut pejabat definitif memiliki legitimasi lebih kuat dalam menentukan arah kebijakan organisasi, melakukan evaluasi program, hingga mengambil keputusan penting demi percepatan pembangunan daerah.

“Kalau dipimpin pejabat definitif, tentu pengambilan keputusan lebih cepat dan program pembangunan bisa berjalan sesuai target yang sudah direncanakan,” tandasnya.

Saat ini sedikitnya terdapat lima OPD di lingkungan Pemkab Sumenep yang masih dipimpin pelaksana tugas.

Jabatan tersebut meliputi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Inspektorat, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub), serta posisi Asisten Administrasi Umum.

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, termasuk mempercepat proses seleksi dan penetapan pejabat definitif sesuai mekanisme yang berlaku agar tidak menimbulkan hambatan dalam pelaksanaan program pemerintahan.

“Kami berharap proses pengisian jabatan kosong ini segera selesai sehingga stabilitas pemerintahan tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Raih WTP Kesembilan, DPRD Titip Pesan Penting untuk Pemkab Sumenep
Inovasi Sumenep Makin Dilirik, Pemprov NTB Datang Menimba Pengalaman
246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa
Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
4 Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Sumenep Minta Program Prioritas Segera Dieksekusi
Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup
Bupati Sumenep Salurkan Bantuan untuk Lembaga Keagamaan dan Mahasiswa Kurang Mampu

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:14 WIB

Di Balik Raih WTP Kesembilan, DPRD Titip Pesan Penting untuk Pemkab Sumenep

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:38 WIB

Inovasi Sumenep Makin Dilirik, Pemprov NTB Datang Menimba Pengalaman

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:53 WIB

246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:32 WIB

Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Berita Terbaru