Kerap Bermasalah hingga Sajikan MBG Berulat, Guru Desak Satgas Ajukan Penutupan SPPG Pakamban Laok 2 ke BGN

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAYUR: Menu MBG berulat pada kacang panjang yang didistribusikan oleh SPPG Pakamban Laok 2 (Doc. Seputar Jatim)

SAYUR: Menu MBG berulat pada kacang panjang yang didistribusikan oleh SPPG Pakamban Laok 2 (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Polemik kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Pakamban Laok 2, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kian memanas.

Setelah sebelumnya menu makanan menuai kritik karena diduga banyak masalah, kini kembali muncul temuan yang lebih mengkhawatirkan.

Pengelolaan dapur MBG yang berada di bawah naungan Yayasan Bumi Asfan Abadi dinilai semakin menunjukkan lemahnya pengawasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu guru di Pragaan, berinisial S, mengungkap adanya dugaan temuan ulat dalam sayur kacang panjang yang disajikan kepada siswa pada Rabu, 15 April 2026.

Tak hanya itu, guru juga menyebut adanya helai rambut yang ditemukan pada nasi.

“Hari ini, kami menemukan ada ulat di sayur kacang panjang. Bahkan, ada juga rambut di nasi. Ini jelas sangat mengganggu dan tidak layak untuk dikonsumsi anak-anak,” ujar S kepada media, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga :  Dispusip Sumenep Genjot Perpustakaan Ramah Anak, Sekolah Didorong Jadi Pusat Literasi Aktif

Menurutnya, kondisi ini bukan pertama kali terjadi. Ia menilai, permasalahan kualitas makanan di SPPG Pakamban Laok 2 justru semakin memburuk dari waktu ke waktu.

“SPPG ini kerap bermasalah, dan sekarang ada ulat lagi. Ini menunjukkan tidak ada perbaikan sama sekali,” tegasnya.

S juga menyoroti langkah penghentian sementara (suspend) yang sebelumnya sempat dilakukan, namun dinilai tidak memberikan efek jera terhadap pengelola.

“Harusnya dengan adanya suspend itu jadi evaluasi besar. Tapi faktanya tidak. Pengawasan tetap lemah. Ini seperti tidak ada kontrol sama sekali,” tambahnya.

Ia bahkan menyebut kondisi ini sebagai indikator kegagalan dalam pelaksanaan program MBG di lembaga tersebut.

“Kalau makanan tak layak seperti ini terus terjadi, ini jelas gagal dalam memenuhi gizi anak. Programnya bagus, tapi pelaksanaannya amburadul. Kok bisa sampai ada ulat?,” tandasnya.

Lebih jauh, S mendesak Satgas MBG Kabupaten Sumenep untuk turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional SPPG Pakamban Laok 2.

Baca Juga :  Dugem Bebas di Mr. Ball, Satpol PP Sumenep Dituding Jadi Pelindung di Balik Layar

“Kami minta Satgas Kabupaten Sumenep segera evaluasi total. Kalau memang tidak mampu memperbaiki, lebih baik diajukan ke BGN untuk ditutup kembali. Jangan sampai anak-anak terus jadi korban,” pungkasnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan media kepada Kepala SPPG Pakamban Laok 2 tidak pernah direspons hingga berita ini diterbitkan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KNPI Sumenep Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Satukan Energi Pemuda untuk Kemajuan Daerah
Jelang Haji 2026, Wabup Sumenep Ingatkan Jemaah Siapkan Fisik dan Mental Secara Optimal
Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:31 WIB

KNPI Sumenep Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Satukan Energi Pemuda untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:06 WIB

Jelang Haji 2026, Wabup Sumenep Ingatkan Jemaah Siapkan Fisik dan Mental Secara Optimal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WIB

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Berita Terbaru