Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

FOKUS: Yabhysa bersama LKNU Cabang Pamekasan, saat menggelar Pelatihan dan Edukasi Kesehatan di Pendopo Wakil Bupati Pamekasan (Doc. Seputar Jatim)

FOKUS: Yabhysa bersama LKNU Cabang Pamekasan, saat menggelar Pelatihan dan Edukasi Kesehatan di Pendopo Wakil Bupati Pamekasan (Doc. Seputar Jatim)

PAMEKASAN, Seputar Jatim – Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (Yabhysa) bersama Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Cabang Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar Pelatihan dan Edukasi Kesehatan bertema “Sinergi LKNU Pamekasan dan Yabhysa dalam Mewujudkan Pamekasan Bebas TBC Melalui Edukasi dan Pemberdayaan Kader”.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran kader kesehatan dalam mendukung program eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pamekasan.

Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari kader TBC Yabhysa se-Pamekasan, pengurus, hingga relawan kesehatan LKNU turut mengikuti pelatihan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi mengenai pendampingan pasien TBC dan pendekatan kultural dalam edukasi kesehatan. Hadir juga sebagai pemateri di antaranya Dokter Spesialis Anastesi, Ratna, serta Relawan Kesehatan, Sitti Rofiqoh.

Materi yang diberikan menitikberatkan pada strategi komunikasi efektif kepada masyarakat, pendekatan agama dan budaya dalam edukasi kesehatan, hingga pentingnya menghapus stigma negatif terhadap penderita TBC.

Baca Juga :  RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H

Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif untuk membahas berbagai tantangan di lapangan, mulai dari rendahnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga hambatan edukasi di lingkungan masyarakat.

Ketua Yabhysa Pamekasan, Sri Wahyuni Fatmawati, menegaskan bahwa kader kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program eliminasi TBC di Kabupaten Pamekasan.

“Keberhasilan eliminasi TBC tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan formal, tetapi juga keterlibatan aktif masyarakat melalui kader yang berada langsung di tengah lingkungan warga,” ujarnya, di Pendopo Wakil Bupati Pamekasan, Jumat (28/5/2026).

Menurutnya, kader kesehatan menjadi ujung tombak dalam mendeteksi dini kasus TBC, memberikan edukasi kepada masyarakat, hingga mendampingi pasien selama proses pengobatan sampai dinyatakan sembuh.

“Melalui pelatihan ini kami berharap para kader semakin meningkatkan kapasitas dan keterampilan, baik dalam skrining aktif, komunikasi kesehatan, maupun penguatan dukungan kepada pasien agar tidak putus berobat,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta, Riyadi, mengaku kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan wawasan serta semangat kader dalam menjalankan pendampingan pasien TBC di lapangan.

Kader Yabhysa wilayah Puskesmas Kadur itu, mengaku memperoleh pemahaman baru terkait pendekatan komunikasi kepada pasien dan keluarga.

Hal serupa juga disampaikan Wiwik Bariroh dari  Kecamatan Waru serta Ach Faulur Rosi dari Kecamatan Pengantenan. Keduanya menilai pelatihan tersebut mampu memperkuat solidaritas antar kader sekaligus meningkatkan motivasi bersama dalam mewujudkan Pamekasan bebas TBC.

Baca Juga :  Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Pada sesi akhir kegiatan, seluruh peserta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) berupa target kerja dan pemetaan wilayah prioritas edukasi TBC pasca pelatihan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat gerakan bersama dalam menekan angka penyebaran TBC di Kabupaten Pamekasan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan
Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep
APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual
Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen
Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus
Semarak HUT ke-81 RI, DWP RSUDMA Sumenep Sabet Gold Lomba Lagu Daerah Nusantara
Santri PP Mathla’ul Anwar Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 81, Ibnu Hajar: Belajar adalah Perjuangan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:34 WIB

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen

Berita Terbaru

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB