Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

GAGAH: Tokoh Pemuda Desa Meddelan sekaligus Aktivis PMII Sumenep, Khoirus Soleh (Doc. Seputar Jatim)

GAGAH: Tokoh Pemuda Desa Meddelan sekaligus Aktivis PMII Sumenep, Khoirus Soleh (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Mencuatnya berbagai persoalan di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, bak bola panas yang siap membakar ke mana-mana.

Serangkaian dugaan kasus mulai dari proyek siluman hingga indikasi korupsi dana BUMDes membuat nama desa tercoreng di ruang publik.

Tokoh Pemuda Desa Meddelan, Khoirus Soleh, angkat bicara dan membeberkan sejumlah dugaan penyimpangan yang terjadi di desanya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak terima nama Desa Meddelan rusak akibat berbagai persoalan tersebut, Eros panggilannya, bahkan mengancam akan menggelar audiensi dengan Camat Lenteng agar ikut bertanggung jawab.

Menurut Eros, viralnya berbagai dugaan kasus di Desa Meddelan telah berlangsung sekitar sepekan terakhir.

Mulai dari dugaan proyek siluman Tembok Penahan Tanah (TPT) tahun 2025, dugaan korupsi proyek pengadaan kambing oleh BUMDes Meddelan tahun 2025, hingga dugaan proyek siluman perbaikan atau pengaspalan jalan desa yang juga tidak dilengkapi papan informasi proyek di tahun 2026.

Eros menegaskan akan segera menggelar audiensi dengan pihak Kecamatan Lenteng agar Camat tidak lepas tangan atas persoalan yang terjadi di wilayah administratifnya.

Baca Juga :  Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

“Minimal Camat panggil Kades Meddelan atau Inspeksi Mendadak (Sidak) ke berbagai lokasi proyek di Desa Meddelan,” kata aktivis PMII Sumenep ini, Senin (26/1/2026).

Ia mengaku malu sebagai warga Desa Meddelan ketika nama desanya tercemar akibat proyek atau bantuan yang dalam realisasinya justru diduga menyimpang.

Salah satu contoh yang disorot adalah proyek pengadaan kambing tahun 2025 yang menelan dana hingga ratusan juta rupiah, namun kambing yang direalisasikan hanya 16 ekor.

Dugaan penyimpangan dana BUMDes tersebut, kata Eros, tidak hanya berhenti pada persoalan anggaran.

Ia juga menyoroti adanya indikasi kejahatan korupsi lain, yakni pembelian kambing susulan pada pertengahan Januari 2026. Padahal, pengadaan kambing itu seharusnya sudah selesai pada tahun anggaran 2025.

“Ini apa-apaan. Kok hukum seolah dipermainkan. Pengadaan kambingnya oleh BUMDes Meddelan tahun 2025 sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB). Tapi setelah gaduh dan jadi polemik karena santer diberitakan insan pers, lalu tiba-tiba ada pembelian kambing susulan pada Januari 2026,” tegasnya.

Lalu ia mempertanyakan logika hukum dalam persoalan tersebut. Menurutnya, tidak masuk akal pengadaan kambing dilakukan pada tahun 2025, namun realisasinya baru dilengkapi pada tahun 2026.

“Kalau pembelian kambing susulan hanya untuk melengkapi kambing yang 16 ekor, ini kan sama saja mempermainkan hukum,” ujarnya.

Baca Juga :  Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Eros bahkan melontarkan pertanyaan keras: jika persoalan ini tidak terungkap ke publik, apakah dana pengadaan kambing tersebut akan digelapkan atau dikorupsi.

Ketika kasus ini ramai diberitakan media dan menjadi sorotan publik, barulah muncul upaya melengkapi pengadaan. “Ini sama saja mau main sulap-sulapan,” tegasnya.

Ia pun memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam melihat dugaan kejahatan yang terjadi di Desa Meddelan.

“Catat, kami tidak akan tinggal diam melihat kejahatan di Desa Meddelan,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Lenteng, Supardi, saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan, meski nomor telepon selulernya dalam kondisi aktif, namun memilih tidak merespons hingga berita ini diterbitkan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terbaru