SPPG Legung Barat Berulah, Siswa Protes Telur Puyuh Diduga Busuk

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKANAN: Menu MBG tuai protes melalui pesan tertulis dari siswa (Doc. Seputar Jatim)

MAKANAN: Menu MBG tuai protes melalui pesan tertulis dari siswa (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Legung Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menuai sorotan setelah seorang siswa melayangkan surat kepada Yayasan At-atta’awun.

Surat tersebut berisi kritik keras atas realisasi menu MBG yang diduga tidak layak konsumsi karena sebagian telur puyuh yang dibagikan disebut dalam kondisi busuk, pada Sabtu (7/2) kemarin.

Dalam isi surat yang beredar, pihak sekolah menyampaikan keluhan secara tegas kepada penanggung jawab program.

“Kepada yang terhormat kepala MBG. Telur puyuhnya sebagian ada yang busuk, tolong diperhatikan,” tulis salah satu pesan yang dikutip dari laporan tersebut, Senin (9/2/2026).

Baca Juga :  Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata

Tidak hanya itu, suara keberatan juga datang dari siswa penerima manfaat. Dalam pesan sederhana namun menyentil, seorang siswa menulis. “Saya tidak mau telur busuk. Terimakasih salam kelas 5,” timpalnya.

Surat tersebut menjadi pukulan bagi pihak SPPG Legung Barat yang dinilai belum maksimal dalam memastikan kualitas makanan sebelum didistribusikan kepada siswa.

Program MBG yang seharusnya menjadi simbol perhatian terhadap gizi anak sekolah justru dipertanyakan integritas pelaksanaannya ketika dugaan makanan tidak layak konsumsi mencuat.

Sejumlah pihak menilai, persoalan ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan menyangkut tanggung jawab moral dan profesional dalam menjaga keamanan pangan bagi anak-anak.

Pengawasan bahan makanan, proses penyimpanan, hingga distribusi seharusnya dilakukan dengan standar ketat guna mencegah risiko kesehatan.

Baca Juga :  Gerimis Tak Surutkan Semangat, Ratusan Peserta Meriahkan JJS SMSI Sumenep di Momentum HPN 2026

Hingga berita ini disusun, belum terdapat pernyataan resmi dari Kepala SPPG Legung Barat maupun pihak Yayasan At-atta’awun terkait isi surat tersebut. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi
SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG
Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG
SPPG Karangnangka Rubaru Raih Predikat Dapur Terbaik, Bukti Komitmen Jaga Kualitas MBG di Sumenep
Kerap Bermasalah hingga Sajikan MBG Berulat, Guru Desak Satgas Ajukan Penutupan SPPG Pakamban Laok 2 ke BGN
Camat Saronggi Ungkap MBG Basi dari SPPG Talang, Kepala Sekolah SDN Juluk II Sulit Dikonfirmasi
Konferensi Pers Gagal, Kapolda Jatim Pulang Diam-Diam, Kapolres Sumenep Diduga ‘PHP’ Jurnalis
Dugem Bebas di Mr. Ball, Satpol PP Sumenep Dituding Jadi Pelindung di Balik Layar

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:57 WIB

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi

Rabu, 15 April 2026 - 21:24 WIB

Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG

Rabu, 15 April 2026 - 19:13 WIB

SPPG Karangnangka Rubaru Raih Predikat Dapur Terbaik, Bukti Komitmen Jaga Kualitas MBG di Sumenep

Rabu, 15 April 2026 - 11:31 WIB

Kerap Bermasalah hingga Sajikan MBG Berulat, Guru Desak Satgas Ajukan Penutupan SPPG Pakamban Laok 2 ke BGN

Selasa, 14 April 2026 - 22:26 WIB

Camat Saronggi Ungkap MBG Basi dari SPPG Talang, Kepala Sekolah SDN Juluk II Sulit Dikonfirmasi

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (kiri), bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (dua kiri), saat rapat koordinasi terkait HDDAP (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB

BERDIRI: DPRD Sumenep saat membuka rapat paripurna membahas Raperda 2026 (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:56 WIB