Home / Tak Berkategori

Bantuan Hibah Provinsi ke Ponpes dan Yayasan di Sumenep Diduga Jadi Bancakan Oknum

- Redaksi

Jumat, 16 Juli 2021 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MI.Zaidatul Ulum, Desa kambingan Barat, Kecamatan Lenteng

MI.Zaidatul Ulum, Desa kambingan Barat, Kecamatan Lenteng

Sumenep,Seputarjatim.com, –Pengelolaan dana hibah yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2020 untuk pesantren dan yayasan di Kabupaten Sumenep, Madura, pekerjaan fisiknya diduga tidak sesuai peruntukannya dan diduga ada kongkalikong.

Hasil investigasi media ini bersama tim  menelusuri kepada penerima bantuan dana hibah tersebut, salah satunya yakni MI Zaidatul Ulum, Desa Kambingan Barat, Kecamatan Lenteng, yang mana lembaga tersebut mendapat bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) senilai sekitar Rp.300.000.000.

Namun berdasarkan pengamatan di lapangan,diduga tidak ada bangunan ruang kelas baru di MI Zaidatul Ulum tersebut, yang ada hanyalah rehap ruang kelas.

Musleh, Kepala MI Zaidatul Ulum saat dikonfirmasi media ini bersama tim mengakui bahwa lembaganya mendapatkan bantuan dana hibah tersebut, namun dirinya mengaku tidak tahu menahu terkait asal-usul bantuan dana hibah tersebut.

Baca Juga :  Berkolaborasi Dengan TP-PKK Sumenep, DKPP Sumenep Gelar Bimtek Pengolahan Obat Herbal

Dirinya mengaku didatengi seseorang  berinisial KD warga Desa Poreh, Kecamatan Lenteng yang menawarkan bantuan untuk perbaikan lembaga yang di pimpinnya.

“Meskipun saya kepala sekolah,saya tidak mengerti masalah lika-liku bantuan tersebut,  karena waktu itu keadaan yang mendesak berhubung ada kelas yang bocor jadi di usahakan oleh pak KD dan alhamdulilah sukses, ” Jelasnya. Selasa (13-07-2021)

Saat di tanya siapa konsultannya, Lagi-lagi musleh menjawab tidak tahu namanya siapa, dan dana yang diterimanya diserahkan semuanya kepada KD, dirinya mengaku tidak ikut campur terkait pekerjaan tersebut dan berdasarkan perjanjian pihak sekolah terima beresnya.

Baca Juga :  Murid TK di Sumenep Pawai Peringati Tahun Baru Islam

Lanjut musleh, selama ini dirinya tidak pernah ditunjukin yang namanya RAB tersebut dan mengaku tidak pernah ikut pembuatan proposal.

“Yang di rehap yakni kelas yang timur total 1 kelas, 2 kelasnya cuman nambah tembok gedung dan sebagian kayu atasnya diganti serta diberi asbis dan keramik lantai plus keramik tembok dan genteng serta kantor guru, ” pungkasnya.

Sementara itu saat tim ini mencoba menghubungi seseorang yang disebut-sebut memberikan jalan untuk mendapatkan bantuan tersebut, (Inisial KD, red) tidak dapat dihubungi nomor teleponya tidak aktif, sehingga berita ini tayang apa adanya.(Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ASN Sumenep Salurkan 3.322 Paket Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 1447 H
Serang Profesi Wartawan, IWO Resmi Laporkan Akun TikTok Juan Kurniawan ke Polres Sumenep
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang
Kembali Beroperasi Usai Disuspend, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Diprotes: Tutup Saja Dapurnya
Ketua DPRD Sumenep Siap Sidak SPPG, Usut Laporan MBG Tak Layak dan Tanpa IPAL
Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Usai Disuspend, SPPG Pakamban Laok 2 Mendadak akan Distribusikan MBG Saat Sekolah Libur
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:00 WIB

ASN Sumenep Salurkan 3.322 Paket Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 1447 H

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:32 WIB

Serang Profesi Wartawan, IWO Resmi Laporkan Akun TikTok Juan Kurniawan ke Polres Sumenep

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:48 WIB

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:02 WIB

Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:47 WIB

Kembali Beroperasi Usai Disuspend, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Diprotes: Tutup Saja Dapurnya

Berita Terbaru