Buntut Adanya Bangunan di Lahan Sengket, BIDIK Geruduk Kantor DPRD Sumenep

- Redaksi

Senin, 8 Juli 2024 - 16:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

ORASI : BIDIK bersama Mahasiswa langsungkan demontrasi di depan Kantor DPRD Sumenep

ORASI : BIDIK bersama Mahasiswa langsungkan demontrasi di depan Kantor DPRD Sumenep

SUMENEP, Seputar Jatim – Lembaga Barisan Investigasi dan Informasi Keadilan (BIDIK) menggelar demonstrasi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Aksi tersebut menyoal konflik agraria, salah satunya adalah sengketa lahan yang kerap menjadi polemik di tengah-tengah sosial masyarakat.

“Dalam hal ini, Lahan milik saudara Ismail Maryadi seluas 5.400M tengah dibangun proyek kurang lebih senilai 25 Miliar dengan luas lahan 4.200M,” kata Ketua Bidik Sumenep, Didik Harianto. Senin (8/7/2024).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  PAUD HI El-Fath Sumenep Gelar Orientasi Wali Murid Baru Tahun Ajaran 2024

Hal itu, sambung dia, termasuk pada objek garapan pembangunan Terminal Arya Wiraraja yang bertempat di Kabupaten Sumenep.

Lanjut ia mengatakan, lebih oronisnya, pemerintah menggarap pembangunan terminal yang diduga di atas lahan sengketa tersebut atas dasar sertifikat hak pakai No 00013 Tanah Negara Pemerintah Tingkat dua (PEMKAB).

“Akan tetapi,pada faktanya, lahan yang termasuk pada pembangunan terminal seluas 4.200M? dengan nomor Persil 164 atas nama Ismail Maryadi selaku pewaris dari tanah tersebut,” ujarya.

Bahkan, kata dia, lahan itu kurang lebih 20 tahun digunakan untuk pembangunan terminal oleh pemerintah.

“Namun, pewaris tidak mendapatkan kompensasi atau ganti rugi apapun berupa uang sewa maupun tanah tukar guling dari pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Launching Bupati Award 2024 untuk Dorong Kreativitas Camat dan Lurah

Berikut tuntutan Gerakan Aksi:

– Hentikan Pekerjaan Proyek Terminal Arya Wiraraja yang diduga diatas lahan Milik warga

– Meminta DPRD Kab.Sumenep untuk merekomendasikan kepada BPN untuk mengukur ulang tanah sengketa Tersebut.

– Mengganti kerugian yang dialami oleh ahli waris.

– Tangkap dan Penjarakan Mafia Tanah di Kab. Sumenep. (Sand/EM).

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan
Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026
Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata
Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep
APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WIB

P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata

Berita Terbaru

DISITA: Sejumlah barang bukti yang disita Polresta Sumenep dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Rubaru, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:19 WIB