Bupati Sumenep Pastikan RPJMD 2025-2029 Dapat Dijadikan Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Daerah

- Redaksi

Minggu, 6 Juli 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAWABAN: Wabup Sumenep, Imam Hasyim, saat menghadiri rapat paripurna di Gedung Kantor DPRD setempat (Doc. Seputar Jatim)

JAWABAN: Wabup Sumenep, Imam Hasyim, saat menghadiri rapat paripurna di Gedung Kantor DPRD setempat (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Rapat Paripurna berkaitan dengan Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum (PU) Fraksi pada Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Diketahui, Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, yang dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Imam Hasyim.

Wabup Sumenep Imam Hasyim menuturkan, bahwa pada PU Fraksi DPRD segala pandangan yang disampaikan telah memberikan sudut pandang baru bagi eksekutif, dalam melihat setiap permasalahan dalam membangun Sumenep, serta memberikan semangat baru untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih berkualitas ke depan.

Baca Juga :  Sumenep Berhasil Realisasi PAD Sebesar 55,62 Persen 

“Pandangan umum fraksi yang telah disampaikan kepada kami memuat beberapa hal berharga, mengerucut ke dalam beberapa poin penting yang akan dibahas,” ujarnya, Minggu (6/7/2025).

Beberapa point penting di antaranya, jawaban eksekutif terhadap PU Fraksi Raperda RPJMD Kabupaten Sumenep 2025-2029, mengenai visi misi tujuan program prioritas, serta keselarasan beserta kebijakan provinsi dan nasional senada dengan harapan dan masukan yang disampaikan oleh sejumlah Fraksi di DPRD Sumenep.

Kemudian, Wisata Sumenep Kalender acara Sumenep, sehingga pihaknya berkomitmen penuh, untuk memastikan bahwa visi misi tujuan serta indikator kinerja utama yang termuat dalam RPJMD 2025-2029, benar-benar dapat dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan pelaksanaan pembangunan daerah.

“Ke depan penyusunan RPJMD ini telah dilakukan secara terencana dan berbasis pada hasil identifikasi permasalahan, serta potensi daerah dengan tetap memperhatikan prinsip integrasi sinkronisasi dan sinergi antar lembaga serta antar level pemerintahan,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PUTR Sumenep Gandeng Kejaksaan Kawal BKK Desa 2026, Pengelolaan Dana Harus Transparan
Viral! SPPG Lenteng Barat Diduga Bagikan MBG Busuk, Wali Murid Protes
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
IWO Sumenep Dukung Langkah Bupati Keliling SPPG, Dapur Nakal Siap Dilaporkan ke BGN
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Temuan IWO Soal SPPG Bermasalah, Satgas MBG Sumenep Siap Turun Sidak
Persoalan SPPG Dievaluasi Serius, Satgas dan IWO Sumenep Minta Perketat Pengawasan Menu MBG
‘Bismillah Melayani’ Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:36 WIB

PUTR Sumenep Gandeng Kejaksaan Kawal BKK Desa 2026, Pengelolaan Dana Harus Transparan

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:23 WIB

Viral! SPPG Lenteng Barat Diduga Bagikan MBG Busuk, Wali Murid Protes

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:38 WIB

IWO Sumenep Dukung Langkah Bupati Keliling SPPG, Dapur Nakal Siap Dilaporkan ke BGN

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Berita Terbaru