Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Berbasis Teknologi, BRIDA Sumenep dalam Tahap Konsultasi dengan BRIN

- Redaksi

Rabu, 16 April 2025 - 12:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MEMBACA: Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan saat memaparkan pokok permasalahan daerah di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

MEMBACA: Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan saat memaparkan pokok permasalahan daerah di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Penyusunan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, saat ini tahap konsultasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan riset dan inovasi guna meningkatkan daya saing komoditas lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.

Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan mengatakan, bahwa dalam dokumen itu ada tiga hal yang dibahas, yang pertama berkaitan dengan prodak unggulan daerah yang ada di Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang kedua berkaitan dengan permasalahan utama yang ada di daerah, dan yang ketiga adalah kajian-kajian yang berbasis bukti,” ujarnya. Rabu (16/4/2025).

Baca Juga :  Demi Optimalkan Potensi PAD, Bapenda Sumenep Lakukan Pendataan Destinasi Wisata

Saat ini, kata dia  masih dalam tahap konsultasi dengan BRIN, karena seluruh Kabupaten Kota mempunyai kewajiban untuk menyusun IPTEK.

“Jadi kami sudah menyusun itu, dan nanti dokumen ini berlaku dari Tahun 2025 sampai 2029,” pungkasnya.

Untuk diketahui dokumen permasalahan – permasalahan yang sudah dipetakan dan sudah diidentifikasi yang akan menjadi langkah – langkah antisipatif untuk harus dilakukan sehingga bisa meningkatkan produk unggul daerah sebagai berikut:

Pertama, permasalahan utama daerah berkaitan dengan sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Dalam ini pokok permasalahannya yaitu keterbatasan modal dan pembiayaan, keterampilan (SDM) yang terbatas, kendala infrastruktur serta aksesbilitas, ketergantungan pada musim dan cuaca, dan keterbatasan pasar dan persaingan.

Kedua, sektor penyedia jasa akomodasi makan dan minum. Dalam pokok permasalahannya adalah keterbatasan modal untuk pengembangan fasilitas, kurangnya promosi dan branding, SDM yang kurang konvensional, aksesibilitas yang terbatas, dan keterbatasan inovasi produk.

Baca Juga :  BKPSDM Sumenep Bakal Tindak Tegas ASN Nakal yang Tak Masuk Kerja Tanpa Keterangan

Ketiga, sektor kerajinan dan pariwisata. Pokok permasalahannya yaitu keterbatasan pasar dan promosi produk kerajinan, kurangnya pengelolaan yang profesional di destinasi wisata, ketergantungan pada SDM lokal, kendala modal untuk inovasi produk dan pengembangan fasilitas, dan akses pasar internasional yang minim. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:15 WIB

Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:32 WIB

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Berita Terbaru