Home / Tak Berkategori

ESDA Sumenep: Pelanggaran Distribusi BBM-LPG Masih Banyak Ditemui

- Redaksi

Rabu, 30 September 2020 - 13:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Suasana rapat di Aula Arya Wiraraja. (Mg2/red)

Suasana rapat di Aula Arya Wiraraja. (Mg2/red)

SUMENEP, seputarjatim.com- Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian ESDA terus melakukan sosialisasi untuk mencegah praktek curang distribusi BBM-LPG bersubsidi.

Seperti yang digelar dalam rapat yang digelar di Aula Arya Wiraraja, kantor Pemkab Sumenep, Rabu, 30/09/2020. Untuk menjelaskan pola distribusi yang benar, Bagian ESDA Sumenep turut mengundang Pertamina, Polres Sumenep, camat, dan perwakilan pengusaha BBM dan LPG 3 KG.

“BBM masih banyak yang penyalurannya melanggar. Termasuk LPG 3 KG. Untuk itu kita memberikan pemahaman kepada masyarakat soal aturan mainnya,” kata Muhammad Sahlan, Kepala ESDA Pemkab Sumenep kepada wartawan.

Pemkab Sumenep menurut Sahlan telah berulangkali turun ke lapangan untuk mengawasi distribusi BBM dan LPG Subsidi secara langsung.

“Intinya pembelian BBM subsidi kepada selain yang berhak itu dilarang. Termasuk membeli bensin dengan jerigen,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, menurut Sahlan akan dibangun sejumlah Pertashop di sejumlah wilayah di Sumenep.

“Pertashop ini menjadi agen BBM dan LPG yang resmi dan diakui pertamina,” imbuhnya.

Baca Juga :  Beda dengan Ambulan, Dinkes Pertegas Kegunaan Mobil Pusling yang Diberikan kepada Puluhan Puskesmas di Sumenep

Salah satu yang menjadi perhatian ESDA Sumenep adalah cara bongkar muat LPG 3 KG yanh dilakukan di Pelabuhan Kalianget. Dalam prakteknya menurut Sahlan, para pekerja pelabuhan seringkali melempar tabung LPG 3 KG ke dalam perahu.

“Melempar tabung ini berbahaya dan dilarang. Cuma para pekerja tetap melakukan itu. Makanya kedepan hal ini juga akan kita sosialisasikan,” pungkas Sahlan. (Mg3/red)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TEMPO BERJUDI DI MADURA
Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali
Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Antrean BBM di Sumenep: Ketika Masyarakat Membayar dengan Waktu dan Uang
Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:18 WIB

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 September 2026 - 10:11 WIB

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Kamis, 10 September 2026 - 19:34 WIB

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Kamis, 10 September 2026 - 14:26 WIB

Antrean BBM di Sumenep: Ketika Masyarakat Membayar dengan Waktu dan Uang

Kamis, 10 September 2026 - 09:03 WIB

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB