Home / Tak Berkategori

Gubernur Khofifah Sulap Rumah Dinas Jadi Posko Command Center Covid-19

- Redaksi

Minggu, 5 April 2020 - 11:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Selain dirikan command posko covid-19, Gubernur Khofifah juga bagikan 75 handphone ke rumah sakit rujukan di Jatim. (Fahmi/SJ Foto)

Selain dirikan command posko covid-19, Gubernur Khofifah juga bagikan 75 handphone ke rumah sakit rujukan di Jatim. (Fahmi/SJ Foto)

SURABAYA, seputarjatim.com- Rumah dinas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang berlokasi di sisi timur Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo Surabaya disulap menjadi Command Center posko Covid-19.

Sejak dua pekan terakhir, rumah dinas yang memang belum ditinggali oleh Gubernur Khofifah sengaja diubah fungsinya dan digunakan untuk posko kendali pemantauan percepatan penanganan covid-19 di Jawa Timur.

“Di sebelah Gedung Grahadi ini ada rumah dinas gubernur yang memang belum saya tinggali. Sudah dua pekan ini kita fungsikan untuk menjadi Command Center, tempat untuk kita mengupdate seluruh perkembangan kasus covid-19 di Jatim. Tujuannya supaya kita bisa melakukan mitigasi bencana non alam wabah covid-19 ini secara lebih terintegrasi,” ucap Gubernur Khofifah, Sabtu (4/4).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut wanita yang juga sempat menjabat sebagai Menteri Sosial ini, di Command Center Covid-19 secara real time dikontrol dan juga dimonitor perkembangan kasus covid-19 mulai ODP, PDP maupun yang sudah terkonfirmasi positif covid-19.

“Posko Command Center Covid-19 ini berbasis 24 jam. Karena hari ini melakukan identifikasi secara real time itu penting agar kita bisa melakukan quick response (respon cepat,red),” tegas Gubernur Khofifah.

Oleh sebab itu, hari ini, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan berupa swab kit, Alat Perlindungan Diri (APD), handsanitizers, serta satu unit handphone atau telepon seluler khusus pada 75 rumah sakit rujukan penanganan covid-19 di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Baca Juga :  DPMD Sumenep Gelar Koordinasi Pengisian BPD di Pragaan

Mengapa telepon seluler atau handphone, ditegaskan Gubernur Khofifah, agar Command Center Covid-19 bisa mendapatkan input data real time guna memberikan quick response pada masyarakat. Dalam handphone yang dibagi sudah ada manual kordinasi.

Sehingga handphone tersebut diharapkan menjadi sarana yang memudahkan setiap rumah sakit untuk melaporkan setiap kondisi dan perkembangan kasus covid-19 di tempatnya masing-masing.

“Di handphone yang kami bagikan itu sudah terinstall manualnya. Jadi setiap perkembangan apapun itu yang terkait covid-19 di rumah sakit mereka, kami harapkan setiap rumah sakit tersebut melapor ke kami, ke Posko Command Center Covid-19. Fungsinya banyak, untuk kepentingan pelayanan, tracing maupun best practice ,” tegas Gubernur Khofifah.

Misalnya ada pasien PDP yang membutuhkan rujukan untuk berpindah rumah sakit karena butuh ventilator, atau membutuhkan segera tes swab PCR (Polymerase Chain Reaction), atau dibutuhkan adanya tindakan tertentu yang lain. Maka hal – hal yang semacam ini diharapkan Gubernur Khofifah pihak rumah sakit bisa melapor melalui handphone yang dibagikan tersebut.

“Kalau kami tidak mendapat update dari rumah sakit maka quick response tidak bisa kami lakukan. Padahal kecepatan memberi pelayanan dan penanganan hari ini sangat penting, maka di sini kita ingin update secara realtime,” tandas ibu empat anak ini.

Baca Juga :  Turun Bukit, Kawanan Monyet Rusak Tanaman Warga

Tidak hanya itu, di Gedung Negara Grahadi saat ini juga sudah standby sebanyak dua unit ambulance. Yang disiapsiagakan bagi kebutuhan penanganan covid-19. Sebab beberapa kali terjadi adanya kendala penyediaan ambulance di rumah sakit untuk mengantar atau menjemput pasien covid-19 maupun untuk jenazah . Maka dua unit ambulance yang standby di Grahadi ini akan selalu siap untuk digunakan. Enam orang driver pun sudah di training khusus untuk mengoperasikan ambulance tersebut.

Termasuk jika ada korban covid-19 yang meninggal dunia dan membutuhkan jasa layanan ambulance, maka bisa menghubungi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim untuk segera memanfaatkan ambulance yang disediakan.

“Dan khusus untuk pemulasaraan jenazah korban covid-19, Pemprov Jatim juga sudah berkomunikasi dengan Perhutani dan sudah disiapkan sebidang tanah khusus untuk pemulasaraan korban covid-19 yang meninggal dunia,” pungkas Gubernur Khofifah.

Di sisi lain, perkembangan kasus covid-19 di Jatim per hari Sabtu (4/4) diketahui ada sebanyak 152 kasus positif covid-19, sebanyak 780 orang PDP, dan sebanyak 10.116 orang berstatus ODP.

Selain itu juga terdapat penambahan kasus positif covid-19 yang terkonversi negatif atau sembuh sebanyak 2 orang, sehingga total jumlah kasus positif covid-19 yang sembuh di Jatim menjadi 30 orang (19,74%). Sedangkan dari total kasus positif covid-19 di Jatim yang meninggal dunia ada sebanyak 14 orang (9,21%). (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan
Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim
Gubernur Jatim ke Sumenep Bawa Bantuan 1,5 Truk Aspal, Cukupkah untuk Jalan Berlubang?
Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan
Dorong Pedagang Pasar Lebih Berkembang, BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Berani Mekar

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:03 WIB

RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Gubernur Jatim ke Sumenep Bawa Bantuan 1,5 Truk Aspal, Cukupkah untuk Jalan Berlubang?

Berita Terbaru