Pengawasan MBG Dinilai Lemah, DPRD Sumenep Desak Satgas Gerak Cepat

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GAGAH: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi (Doc. Seputar Jatim)

GAGAH: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta satuan tugas (satgas)  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak lengah dalam melakukan pengawasan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, mendesak satgas agar memperketat pengawasan langsung di lapangan demi memastikan makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar aman, sehat, dan memenuhi standar gizi.

Menurutnya, pengawasan program MBG tidak cukup hanya menunggu laporan masyarakat, melainkan harus dilakukan secara aktif melalui inspeksi rutin ke dapur-dapur penyedia makanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Satgas harus turun langsung secara berkala melakukan sidak ke dapur-dapur MBG. Langkah ini penting agar kualitas makanan benar-benar terjamin sebelum sampai ke tangan para siswa,” tegasnya, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga :  Pelantikan PCNU Sumenep 2026–2031, Bupati Tegaskan NU Mitra Strategis Bangun Daerah

Ketua DPC Partai Demokrat Sumenep itu menilai sistem pengawasan MBG masih perlu diperkuat untuk mencegah potensi kelalaian yang dapat membahayakan kesehatan anak-anak.

“Ketika ada persoalan, harus ada langkah cepat dan tindakan nyata. Jangan sampai masalah serupa terus berulang akibat lemahnya evaluasi. Ini menyangkut kesehatan dan keselamatan generasi penerus,” tuturnya.

Indra juga meminta satgas tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap pengelola dapur MBG yang terbukti lalai atau bermasalah.

Ia menekankan pentingnya pelaporan hasil pengawasan kepada otoritas terkait agar evaluasi menyeluruh bisa segera dilakukan.

“Program ini punya tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Jangan sampai citranya rusak hanya karena pengawasan yang lemah,” bebernya.

Ia turut mengingatkan pemerintah agar serius menjaga kualitas dan keberlangsungan program MBG supaya manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya para pelajar.

“Jika pemerintah dan satgas tidak serius mengawal program ini, maka tujuan besar meningkatkan kualitas gizi anak-anak bisa terancam gagal,” tambahnya.

Selain pengawasan dari pemerintah, Indra juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif mengawasi pelaksanaan program MBG dengan melaporkan temuan dugaan makanan tidak layak konsumsi secara bertanggung jawab.

Baca Juga :  KNPI Sumenep Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Satukan Energi Pemuda untuk Kemajuan Daerah

“Kalau ada temuan di lapangan, silakan laporkan ke satgas atau melalui media sosial dengan bukti yang jelas dan valid. Yang terpenting, informasi yang disampaikan harus berdasarkan fakta agar tidak menimbulkan hoaks,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep Kebut 31 Raperda Prioritas 2026, Fokus Dongkrak PAD dan Perkuat Pembangunan
Pencairan PKH dan BPNT Tahap II 2026 Mulai Bergulir, Dinsos Sumenep Tegaskan Tak Ada Potongan Apa Pun
Jelang Idul Adha, Dinsos Sumenep Pastikan Daging Kurban Menjangkau Pelosok dan Kepulauan
Pansus DPRD Sumenep Fokus Raperda Aset, Dorong Pemanfaatan Lebih Maksimal
Jelang Idul Adha, DKPP Sumenep Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas Penyakit
Pansus II DPRD Sumenep Matangkan Raperda Penyertaan Modal BPRS Bhakti Sumekar
Utamakan Keselamatan Publik, DLH Pangkas Dahan Rawan di Gerbang Pemkab Sumenep
DKPP Sumenep Perketat Pengawasan Lapak Kurban, Pedagang Wajib Kantongi Rekomendasi

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:26 WIB

Pengawasan MBG Dinilai Lemah, DPRD Sumenep Desak Satgas Gerak Cepat

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:41 WIB

DPRD Sumenep Kebut 31 Raperda Prioritas 2026, Fokus Dongkrak PAD dan Perkuat Pembangunan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:38 WIB

Pencairan PKH dan BPNT Tahap II 2026 Mulai Bergulir, Dinsos Sumenep Tegaskan Tak Ada Potongan Apa Pun

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:31 WIB

Jelang Idul Adha, Dinsos Sumenep Pastikan Daging Kurban Menjangkau Pelosok dan Kepulauan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:08 WIB

Pansus DPRD Sumenep Fokus Raperda Aset, Dorong Pemanfaatan Lebih Maksimal

Berita Terbaru

GAGAH: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

Pengawasan MBG Dinilai Lemah, DPRD Sumenep Desak Satgas Gerak Cepat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:26 WIB