Pencairan PKH dan BPNT Tahap II 2026 Mulai Bergulir, Dinsos Sumenep Tegaskan Tak Ada Potongan Apa Pun

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERKACAMATA: Kepala Dinsos Sumenep, Abd. Rahman Riadi, saat ditemui di ruang kerjanya (Doc. Seputar Jatim)

BERKACAMATA: Kepala Dinsos Sumenep, Abd. Rahman Riadi, saat ditemui di ruang kerjanya (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Proses pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap II tahun 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai bergulir secara bertahap.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, menegaskan seluruh bantuan yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus diterima secara utuh tanpa potongan dalam bentuk apa pun.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak takut menolak apabila ada oknum yang meminta sejumlah uang saat proses pencairan bantuan berlangsung.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pencairan tahap kedua mulai diproses bertahap sesuai jadwal dari pemerintah pusat. Kami minta masyarakat tidak takut menolak jika ada oknum meminta potongan,” katanya, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Dinsos Sumenep Pastikan Daging Kurban Menjangkau Pelosok dan Kepulauan

Ia menjelaskan, penyaluran bansos tahun 2026 kini menggunakan basis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah melalui proses pembaruan dan sinkronisasi bersama pemerintah daerah.

Menurutnya, proses validasi data tersebut menyebabkan adanya perubahan penerima bantuan di sejumlah wilayah. Sebagian warga tercatat sebagai penerima baru, sementara sebagian lainnya tidak lagi masuk daftar penerima karena dinilai sudah tidak memenuhi syarat.

“Verifikasi data dilakukan agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Jadi, data penerima bisa berubah setiap tahap,” tegasnya.

Dinsos Sumenep juga meminta pemerintah desa, pendamping PKH, serta petugas sosial di tingkat kecamatan aktif mengawal proses pencairan agar tidak dimanfaatkan pihak tertentu demi kepentingan pribadi.

Selain itu, pihaknya menyoroti masih adanya dugaan praktik pungutan liar berkedok biaya administrasi, uang transportasi, hingga jasa pencairan bantuan yang meresahkan masyarakat.

Karena itu, warga diminta segera melapor apabila menemukan praktik pemotongan bantuan yang dilakukan oknum pendamping, perangkat desa, maupun pihak lainnya.

“Bantuan sosial itu program negara untuk masyarakat miskin. Tidak ada biaya administrasi dalam pencairannya,” ujarnya.

Dinsos Sumenep juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa guna memastikan data penerima bansos tetap akurat dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Pihaknya berharap bantuan PKH dan BPNT tahap II tahun 2026 benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, pendidikan anak, serta kesehatan masyarakat penerima.

Baca Juga :  Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026

“Jangan sampai hak masyarakat berkurang karena ulah oknum. Kalau ada dugaan penyimpangan, segera laporkan agar bisa langsung ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Sand)

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian
Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar
Busana Adat Warnai HUT ke 81 RI di Sumenep, Pesan Persatuan Menguat
Rayakan HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Bergerak dan Berkarya
Jelang HUT RI ke 81, Paskibraka Sumenep 2026 Dikukuhkan di Pendopo Keraton
Hening di TMP Jokotole, Forkopimda Sumenep Kenang Jasa Pahlawan Jelang HUT RI ke-81
Pemkab Sumenep Sinkronkan Pembangunan Daerah dengan Agenda Nasional, Fokus Pangan, Energi dan SDM

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:31 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Busana Adat Warnai HUT ke 81 RI di Sumenep, Pesan Persatuan Menguat

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Rayakan HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Bergerak dan Berkarya

Berita Terbaru