Pemkab Sumenep Sinkronkan Pembangunan Daerah dengan Agenda Nasional, Fokus Pangan, Energi dan SDM

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

WAWANCARA: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, usai menghadiri rapat paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung DPRD Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

WAWANCARA: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, usai menghadiri rapat paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung DPRD Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, memastikan arah pembangunan daerah terus diselaraskan dengan prioritas pemerintah pusat.

Penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi sejumlah fokus yang dinilai penting untuk menghadapi tantangan masa depan.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, usai mengikuti pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI di Gedung DPRD Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pidato Presiden memberikan gambaran mengenai arah pembangunan nasional, termasuk upaya pemerintah memperluas manfaat berbagai program hingga ke wilayah pedesaan.

“Yang pertama, Presiden menyampaikan bahwa program-program pemerintah pusat sudah masuk ke pelosok-pelosok desa,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga :  Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Fauzi menilai, perhatian pemerintah pusat terhadap desa menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Hal itu sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan pembangunan di tingkat kabupaten tetap sejalan dengan agenda nasional.

Dalam konteks Sumenep, sektor pangan dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Karena itu, penguatan ketahanan pangan akan menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah guna meningkatkan kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Semua bisa melihat bahwa ada keseriusan dan kesungguhan dari pemerintah, pertama berkaitan dengan ketahanan energi, kemudian ketahanan pangan,” katanya.

Ia menyebut kondisi ketahanan pangan Sumenep hingga saat ini masih tergolong baik. Namun, capaian tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri.

Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi modal untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat sektor pangan secara berkelanjutan. Pemkab Sumenep, kata dia, akan berupaya agar capaian ketahanan pangan terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Kita sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah pusat agar setiap daerah berkaitan dengan ketahanannya bisa lebih dari tahun-tahun sebelumnya. Dan kita tetap baik,” tuturnya.

Selain pangan, ia menilai ketahanan energi juga memiliki posisi strategis dalam mendukung kemandirian daerah. Pemkab Sumenep akan terus memperhatikan arah kebijakan nasional agar potensi serta kebutuhan energi di daerah dapat dikelola secara optimal.

Bagi Sumenep, penguatan ketahanan pangan dan energi bukan sekadar menjalankan program pemerintah, tetapi juga berkaitan erat dengan keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian

Di sisi lain, Fauzi menilai pembangunan manusia merupakan fondasi yang tidak kalah penting. Penyiapan generasi masa depan harus dilakukan secara berkelanjutan agar Sumenep memiliki SDM yang mampu menghadapi perubahan dan tantangan zaman.

“Dan bagaimana pemerintah konsen berkaitan dengan penyiapan generasi-generasi masa depan bagi bangsa dan negara,” tandasnya.

Pemkab Sumenep akan terus mengupayakan berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas SDM sekaligus memperkuat sektor pangan dan energi.

Sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan serta memberikan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, pidato kenegaraan Presiden tidak hanya menjadi gambaran arah pembangunan nasional, tetapi juga menjadi pijakan bagi Pemkab Sumenep dalam menentukan langkah pembangunan daerah ke depan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang HUT RI ke 81, Paskibraka Sumenep 2026 Dikukuhkan di Pendopo Keraton
Hening di TMP Jokotole, Forkopimda Sumenep Kenang Jasa Pahlawan Jelang HUT RI ke-81
Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran
Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih
DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:29 WIB

Jelang HUT RI ke 81, Paskibraka Sumenep 2026 Dikukuhkan di Pendopo Keraton

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Hening di TMP Jokotole, Forkopimda Sumenep Kenang Jasa Pahlawan Jelang HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB