Pelantikan PCNU Sumenep 2026–2031, Bupati Tegaskan NU Mitra Strategis Bangun Daerah

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TEGAS: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan PCNU Sumenep Masa Khidmat 2026–2031 di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah Braji, Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

TEGAS: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan PCNU Sumenep Masa Khidmat 2026–2031 di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah Braji, Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Semangat kolaborasi antara ulama dan pemerintah kembali ditegaskan dalam pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep masa khidmat 2026–2031 yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Desa Braji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Momentum tersebut menjadi penegasan kuat bahwa Nahdlatul Ulama tidak hanya berperan sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pelayanan umat, menjaga stabilitas sosial, hingga mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Sumenep.

Pelantikan pengurus baru PCNU Sumenep itu semakin istimewa dengan kehadiran Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, jajaran Forkopimda, Pengasuh Ponpes Al-Karimiyyah KH A. Busyro Karim, Ketua PCNU Sumenep KH Md Widadi Rahim, para ulama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga Nahdliyin.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kehadiran Gus Yahya di Kota Keris. Menurutnya, kehadiran Ketua Umum PBNU tersebut menjadi kehormatan besar sekaligus energi moral bagi penguatan peran NU di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, kami menyampaikan selamat datang kepada Gus Yahya. Kehadiran beliau di tengah masyarakat Sumenep merupakan kehormatan besar dan membawa keberkahan tersendiri bagi pelantikan PCNU kali ini,” katanya, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga :  KNPI Sumenep Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Satukan Energi Pemuda untuk Kemajuan Daerah

Ia juga mengapresiasi kepengurusan PCNU sebelumnya yang dinilai berhasil menjaga nilai-nilai keagamaan, persatuan, serta stabilitas sosial masyarakat.

Kepada pengurus baru, Bupati Fauzi menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Pemkab Sumenep membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan PCNU. Persoalan kemiskinan, pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, hingga pengangguran membutuhkan kebersamaan dan kerja nyata seluruh elemen, termasuk Nahdlatul Ulama,” tegasnya.

Menurutnya, NU dengan jaringan sosial dan keagamaan yang kuat memiliki posisi penting dalam mendukung program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

“NU dan pemerintah harus berjalan beriringan. Jika kekuatan moral keagamaan dan kebijakan pembangunan bersatu, maka kemajuan daerah akan lebih cepat terwujud,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Sumenep KH Md Widadi Rahim menegaskan bahwa kepengurusan baru akan membawa arah organisasi yang lebih progresif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan umat.

Ia menekankan bahwa PCNU harus mampu menjadi kekuatan sosial yang aktif menjawab kebutuhan masyarakat, bukan hanya hadir dalam agenda seremonial keagamaan.

“Kepengurusan ini ingin memastikan bahwa NU benar-benar hadir di tengah masyarakat sebagai solusi. NU harus menjadi penggerak pelayanan umat, penguatan sosial, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun kesejahteraan bersama,” ungkapnya.

Menurut KH Widadi, komposisi pengurus PCNU Sumenep yang berasal dari unsur pesantren, akademisi, profesional, dan berbagai latar belakang menjadi modal besar untuk melakukan transformasi organisasi secara lebih modern dan efektif.

“NU harus menjadi pelita peradaban. Karena itu, kami ingin membangun organisasi yang kuat secara spiritual, matang secara intelektual, tertata secara manajerial, dan mampu menjawab kebutuhan zaman,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut tidak hanya menjadi agenda formal organisasi, tetapi juga menjadi simbol kuatnya komitmen bersama antara ulama dan pemerintah dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Sumenep. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual
Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen
Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus
Semarak HUT ke-81 RI, DWP RSUDMA Sumenep Sabet Gold Lomba Lagu Daerah Nusantara
Santri PP Mathla’ul Anwar Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 81, Ibnu Hajar: Belajar adalah Perjuangan
Jelang HUT RI ke 81, Paskibraka Sumenep 2026 Dikukuhkan di Pendopo Keraton
Hening di TMP Jokotole, Forkopimda Sumenep Kenang Jasa Pahlawan Jelang HUT RI ke-81
IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, DWP RSUDMA Sumenep Sabet Gold Lomba Lagu Daerah Nusantara

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Santri PP Mathla’ul Anwar Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 81, Ibnu Hajar: Belajar adalah Perjuangan

Berita Terbaru