Gus-Gus Gelar Doa untuk Negeri dan Ganjar di Ndalem Kasepuhan Pendopo Tegalsari Ponorogo

- Redaksi

Kamis, 12 Januari 2023 - 11:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

(Foto: Heri Wicaksono)

(Foto: Heri Wicaksono)

PONOROGO, seputarjatim.com- Relawan Gus-Gus Nusantara menggelar istigasah dan doa bersama untuk kebaikan Indonesia di Ndalem Kasepuhan Pendopo Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Mereka juga turut mendoakan Ganjar Pranowo yang saat ini menjadi gubernur Jawa Tengah (Jateng).

“Alhamdulillah, kami bisa menggelar istigosah dan doa bersama untuk kesamatan NKRI dan mendoakan Bapak Ganjar Pranowo,” kata Koordinator Gus-Gus Nusantara Provinsi Jawa Timur, Gus Alwy Hasan usai kegiatan, Rabu (11/1/2023) malam.

Gus-Gus Nusantara juga turut memberikan sembako kepada masyarakat secara langsung, baik itu kepada pedagang hingga masyarakat yang hadir dalam doa bersama. Masyarakat merespons kebaikan itu dengan mendoakan agar kesuksesan, dan keberkahan untuk Ganjar Pranowo, dan para relawan Gus-Gus Nusantara.

 

Menurut Alwy, kegiatan positif ini diadakan di tempat bersejarah, dimana Ndalem Kasepuhan Pendopo Tegalsari ini merupakan salah satu awal tempat penyebaran agama Islam di Indonesia. Dulunya ada Pesantren Tegalsari Ponorogo, tempat belajar sejumlah ulama di Indonesia.

Alwy menyatakan, lokasi itu merupakan tempat Kiai Ageng Muhammad Besari yang merupakan sosok ulama terpandang di Kabupaten Ponorogo. Muhammad Besari merupakan salah satu ulama yang menyebarkan agama Islam di Indonesia, khususnya di Ponorogo dan Madiun Raya.

“Kami yang memiliki tanggung jawab pesantren sadar dan menyadari bahwa muara dari penyebaran agama Islam di nusantara ini salah satunya dari Mbah Ki Ageng Tegal Sari, tempatnya ya di sini,” tegas Alwy.

Baca Juga :  DKUPP Sumenep Bakal Lakukan Revitalisasi 12 Kios Baru di Pasar Anom

Alwy mengaku senang karena kegiatan yang dilakukannya disambut baik dan antusias oleh masyarakat dan pihak Ndalem Kasepuhan Pendopo Tegalsari.

“Alhamdulillah secara arus bawah ini sangat simpatik dan mendukung Bapak Ganjar karena prestasi-prestasinya. Menurut mereka masyarakat Ponorogo, Pak Ganjar sosok merakyat dan figur yang menghormati alim ulama,” tuturnya.

Pembina Gus-Gus Nusantara Jawa Timur, Gus Mahriza Zamzami menambahkan, masyarakat Indonesia khususnya kalangan pesantren tentunya sudah mengenal dan berikhtiar untuk terus meneladani kebaikan dari sosok Kiai Ageng Muhammad Besari. Haulnya sudah yang ke-275 pada tahun 2022.

“Kami belajar dari historis Kiai Muhammad Basari ini. Semoga kegiatan ini menjadi perantara agar langkah Pak Ganjar diberikan kelancaran dalam semua proses menuju 2024,” ujar Mahriza. (her/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:31 WIB

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB