Home / Tak Berkategori

Melindungi Habitat Kakatua Jambul Kuning Mini di Pulau Masakambing

- Redaksi

Kamis, 5 Desember 2019 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDAH: Sepasang burung Kakatua Jambul Kuning Mini tampak bertengger di salah satu pohon di Pulau Masakambing, Kecamatan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur. (Didik/ SJ Foto)

INDAH: Sepasang burung Kakatua Jambul Kuning Mini tampak bertengger di salah satu pohon di Pulau Masakambing, Kecamatan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur. (Didik/ SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Pulau Masakambing di Kabupaten Sumenep menjadi satu-satunya habitat alami Kakatua Jambul Kuning Mini yang ada di dunia. Untuk menjaga kelestarian hewan langka ini, pemerintah Kabupaten Sumenep bekerjasama dengan BKSDA Jawa Timur mulai menggagas penetapan Pulau Masakambing sebagai kawasan wisata esensial.

Daeng Usman, petugas BKSDA Jatim yang bertugas di Pulau Masakambing menuturkan, saat ini burung Kakatua Jambul Kuning yang tersisa di Pulau Masakambing berjumlah 25 ekor.

“Dulu sempat tersisa 6 ekor. Kemudian kita rawat dan lestarikan, sehingga jumlahnya terus meningkat mencapai 25 ekor sekarang,” terang Daeng Usman.

Usman mengaku terus mengkampanyekan pentingnya menjaga hewan langka ini di tengah masyarakat desanya.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat di Zona 2 Ikut Ramaikan Kirab Maskot Pilkada 2024

“Dulu burung ini dianggap hama. Ada ribuan dan makan tanaman warga. Karena itu mereka diburu. Tapi lambat laun karena mulai sedikit, masyarakat mulai sadar untuk ikut menjaga keberadaannya,” imbuh Daeng Usman.

Sementara itu Rizal, salah seorang warga Pulau Masakambing mengaku senang adanya rencana penetapan Pulau Masakambing menjadi kawasan wisata esensial.

“Kalau wisatawan banyak datang kesini, mungkin kami juga akan mendapat dampat positif dari segi ekonomi. Ya semoga cepat terlaksana,” ujarnya.

Sebelumnya Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim menyampaikan komitmennya untuk ikut mendukung pelestarian Kakatua Jambul Kuning Mini di Pulau Masakambing.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Penganiayaan Berlanjut, Oknum Kades Di Sumenep Terancam Masuk Bui

“Kita ya tentu mendukung upaya itu. Pihak kecamatan di Masalembu juga kita minta terus berkoordinasi dengan BKSDA Jatim dalam rangka mengawasi perkembangan hewan langka itu disana,” terang Bupati Busyro.

Saat ini wisata Kakatua Jambul Kuning mulai dilirik sejumlah wisatawan karena menyuguhkan nuansa liburan yang berbeda. Menuju ke Pulau Masakambing, para wisatawan harus terlebih dahulu menumpang kapal dari Pelabuhan Kalianget ke Pulau Masalembu. Dari Pulau Masalembu wisatawan melanjutkan perjalanan ke Pulau Masakambing dengan menyewa perahu nelayan. (dik/red)

https://www.youtube.com/watch?v=gh3nrz3vwho

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MBG Diduga Berbau Viral, Kepala SPPG Lebeng Timur Belum Buka Suara
Eliminasi Bursa Sekda Sumenep, Dua Figur Menguat sebagai Kandidat Paling Diperhitungkan
Bantuan Stimulan Rumah Mengalir, Pemkab Sumenep Percepat Pemulihan Korban Bencana di Bluto
Siapa Pewaris Kursi Sekda Sumenep? Empat Kandidat Dinilai Paling Potensial
Bencana Terjang 3 Kecamatan, Pemkab Sumenep Percepat Validasi Data Kerusakan Rumah
HUT ke 3, KanalNews.id Gelar JJS Bersama Bupati Sumenep di Wisata Sombher Rajeh
Jelang HPN 2026, SMSI Sumenep Ajak Masyarakat JJS dan Cek Kesehatan Gratis di Taman Adipura
Darurat Sampah di Talango, Pelabuhan Berubah Jadi Penampungan Limbah Domestik

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:24 WIB

MBG Diduga Berbau Viral, Kepala SPPG Lebeng Timur Belum Buka Suara

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:46 WIB

Eliminasi Bursa Sekda Sumenep, Dua Figur Menguat sebagai Kandidat Paling Diperhitungkan

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:55 WIB

Bantuan Stimulan Rumah Mengalir, Pemkab Sumenep Percepat Pemulihan Korban Bencana di Bluto

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:18 WIB

Siapa Pewaris Kursi Sekda Sumenep? Empat Kandidat Dinilai Paling Potensial

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:35 WIB

Bencana Terjang 3 Kecamatan, Pemkab Sumenep Percepat Validasi Data Kerusakan Rumah

Berita Terbaru