Home / Tak Berkategori

Penemuan Mayat Misterius di Pulau Tonduk

- Redaksi

Minggu, 17 Januari 2021 - 22:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Illustrasi.

Illustrasi.

 

Sumenep, seputarjatim.com— Sebuah mayat jenis kelamin laki-laki tanpa identitas ditemukan dipantai Desa Tonduk Kecamatan Ra’as, tepatnya di Dusun Tonduk Barat Desa Tonduk Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep Jawa Timur.

Mayat ditemukan oleh warga setempat bernama H. Sutikno pada sekitar jam 06-an dini hari, minggu, 17/01/2021, ketika H. Sutikno akan ke tokonya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mayat ditemukan dalam keadaan terlentang di atas pasir, bagian dada ke atas sudah rusak, dan kakinya sedang terikat oleh seutas tali hitam.

Menurut tokoh masyarakat setempat, H. Beni, yang merupakan mantan suami dari Kepala Desa Tonduk, membenarkan peristiwa ditemukannya Mayat tersebut karena pihak yang menemukan mayat tersebut melaporkan kepada dirinya.

Baca Juga :  Memikul Tanggungjawab Moral Demi Tugas Pokok Dan Fungsi, Kecamatan Lenteng Menggelar Sosialisasi Permendagri Nomor 6 Tahun 2016

“Iya. H.Sutikno langsung melaporkan kepada saya, dan kemudian saya langsung melaporkannya ke Polsek setempat pada seketika itu juga,” ungkap H. Zaini kepada awak media ini melalui sambungan telpon.

Polsek setempat setelah menerima laporan tersebut, langsung datang ke tempat kejadian bersama-sama dengan unsur pimpinan Forum Kecamatan (Forfimka) yang jumlahnya tidak kurang dari 10 orang.

Mayat ini semula diduga merupakan jenazah salah seorang nelayan Desa Arjasa yang beberapa hari dilaporkan hilang ketika pamit pergi melaut. Akan tetapi ketika dikonfirmasi kepada pihak keluarga ternyata jenazah ini bukan anggota keluarganya.

Baca Juga :  Sepeda Motor Inventaris Desa Jambu Tidak Diketahui Rimbanya, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Menurut H. Beni, karena mayat sudah dalam keadaan cerai berai, Forfimka bersama-sama dengan warga setempat bersepakat untuk langsung mengebumikan mayat tersebut di desa Tonduk yang dilakukan pada sekitar jam 11-an.

Menurut warga setempat yang namanya enggan diungkap identitasnya oleh media ini, pihaknya menduga mayat tersebut merupakan korban dari kejahatan pembunuhan atau penganiayaan yang berakibat mati karena kakinya ditemukan dalam keadaan sedang terikat.

Sementara itu, Kapolsek Ra’as, AKP Ali Ridlo, yang hendak dimintai informasi mengenai penemuan mayat ini, belum bisa dihubungi sejak sore tadi. (Red).

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional
Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan
Lia Istifhama Desak Polisi Segera Tutup Permanen Tambang Pasir Ilegal di Blitar
Harvick Hasnul Qolbi Disebut Sosok Ideal Jadi Mendag di Tengah Gejolak Perdagangan Global
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Ketua PPR Sumenep Ajak Pengusaha Rokok Serap Tembakau Petani Lokal
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 2,2 Kg Sabu di Bandara SSK II, Kurir Ditangkap Jaringan Diburu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:32 WIB

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:41 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:40 WIB

Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:51 WIB

Lia Istifhama Desak Polisi Segera Tutup Permanen Tambang Pasir Ilegal di Blitar

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:28 WIB

Harvick Hasnul Qolbi Disebut Sosok Ideal Jadi Mendag di Tengah Gejolak Perdagangan Global

Berita Terbaru