Home / Tak Berkategori

Protes Statemen Jokowi Soal Garam Madura Buruk

- Redaksi

Jumat, 30 Agustus 2019 - 11:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Protes statemen Presiden Jokowi soal buruknya kualitas garam Madura, berlangsung di kantor DPRD Sumenep, Jumat, 30/08/2019. (dik/ SJ foto)

Protes statemen Presiden Jokowi soal buruknya kualitas garam Madura, berlangsung di kantor DPRD Sumenep, Jumat, 30/08/2019. (dik/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Statemen Presiden Jokowi soal rendahnya kualitas garam Madura, menuai protes para petambak garam di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Jumat pagi, 30/08/2019, puluhan warga yang tergabung dalam himpunan masyarakat petambak garam berdemo ke kantor DPRD setempat, untuk mengadukan masalah ini kepada anggota Dewan. Kalangan petambak tidak terima bila garam yang dihasilkan di Pulau Madura, dinilai memiliki kualitas lebih rendah dari garam yang diproduksi di Nusa Tenggara Timur. Sebelumnya statemen Jokowi tentang perbandingan garam Indonesia menjadi viral, setelah melakukan kunjungan kerja di areal pegaraman Provinsi Nusa Tenggara Timur, 21/08/2019 lalu. Dari sampel hasil garam yang diambil, tampak bungkusan garam asal Madura memiliki warna kecoklatan. (dik/red)

Baca Juga :  BPRS Bhakti Sumekar Sumenep Perkenalkan dan Pamerkan Produk Unggulan Dalam Acara JIFest 2023
Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi
Mahasiswa KKN Kolaboratif Kenalkan Azolla sebagai Alternatif Pakan Ternak Bagi Warga Gapurana
IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian
Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi
Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat
HUT ke-81 RI, BPRS Bhakti Sumekar Bangun Kekompakan Karyawan Lewat JJS

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Mahasiswa KKN Kolaboratif Kenalkan Azolla sebagai Alternatif Pakan Ternak Bagi Warga Gapurana

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:43 WIB

IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB