Siswa MTsN Saronggi Diduga Tolak Menu MBG, Banyak Makanan Tak Tersentuh

Kamis, 11 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKANAN: Menu MBG yang ditolak Siswa MTsN Saronggi (Foto Istimewa)

MAKANAN: Menu MBG yang ditolak Siswa MTsN Saronggi (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah sejumlah siswa di MTsN Saronggi, Kabupaten Sumenep, menolak hidangan yang disajikan.

Penolakan itu terekam dalam sebuah video yang beredar luas, memperlihatkan salah satu guru tengah mengemas kembali nasi dan lauk MBG yang tidak disentuh oleh para siswa.

Dalam video tersebut, banyak menu MBG yang dikemas, terdiri dari nasi putih, olahan telur, tempe, potongan sayur, dan satu buah pisang.

Bahkan, ada sebagian besar makanan itu dibiarkan utuh oleh siswa. Hanya pisang yang terlihat dibawa atau dimakan oleh sebagian mereka.

“Kalau seperti ini, kan mubadzir. Ada yang hanya makan pisangnya, telurnya hambar,” ujar seorang guru sembari memasukkan makanan sisa ke dalam wadah, Kamis (11/12/2025).

Baca Juga :  290 Lulusan Resmi Diwisuda, UNIBA Madura Mantapkan Diri sebagai Kampus yang Paling Progresif

Menurut informasi yang dihimpun, beberapa siswa mengaku tidak berselera karena rasa makanan dianggap kurang enak dan lauknya dinilai seadanya.

Kondisi ini memicu sorotan publik, terlebih karena MBG merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi peserta didik.

Epabeli ben siswa tadhek se ekakana, tak loang sakale (Dikembalikan sama siswa, tidak ada yang dimakan, ada MBG yang tidak dimakan sama sekali, red),” ujar sesorang yang mengirim video dalam pesan WhatsApp.

Sejumlah pihak berharap pengelola MBG di tingkat daerah dapat segera mengevaluasi kualitas menu, mulai dari cita rasa, keberagaman lauk, hingga standar penyajian, agar program yang dibiayai negara tersebut benar-benar memenuhi kebutuhan gizi siswa dan tidak lagi menimbulkan pemborosan.

Baca Juga :  Said Abdullah Sebut Kepemimpinan Baru NU Sumenep Dijamin Lebih Progresif

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun pengelola MBG belum memberikan keterangan resmi terkait video tersebut. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Berita Terkait

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru
Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air
Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen
Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin
Diduga Jadi Tempat Dugem, Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Minta Mr Ball Ditutup Permanen
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Cabut Izin 5 Tempat Usaha yang Diduga Jadi THM 
Lewat Pekan Seni Madura X, Sanggar Lentera Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Dunia Seni

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:18

Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:53

Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:10

Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:29

Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin

Senin, 6 Juli 2026 - 15:16

Diduga Jadi Tempat Dugem, Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Minta Mr Ball Ditutup Permanen

Berita Terbaru