Sumenep Berhasil Realisasi PAD Sebesar 55,62 Persen 

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELFIE: Kepala bidang Pengelolaan Pendapatan Bapenda Sumenep  Akh. Sugiharto (kiri) bersama Kepada Badan Pendapatan Daerah, Faruk Hanafi (kanan) (Doc Seputar Jatim)

SELFIE: Kepala bidang Pengelolaan Pendapatan Bapenda Sumenep  Akh. Sugiharto (kiri) bersama Kepada Badan Pendapatan Daerah, Faruk Hanafi (kanan) (Doc Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 55,62 persen hingga akhir 30 Juni 2025.

Hal tersebut adalah hasil dari orkestrasi kebijakan fiskal yang ditopang kerja teknokratis, reformasi internal, dan manajemen berbasis data.

Tahun 2025 adalah tahun ketiga dalam siklus RPJMD 2021–2026. Tekanan untuk meningkatkan kemandirian fiskal semakin kuat, seiring menurunnya ketergantungan pada Dana Transfer Umum dan Dana Alokasi Khusus dari pusat.

“Secara makro, kita dituntut untuk membuktikan bahwa Sumenep tidak hanya menggantungkan pembangunan pada APBN. PAD harus menjadi instrumen kedaulatan fiskal lokal,” ungkap Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Bapenda Sumenep  Akh. Sugiharto. Jumat (4/7/2025).

Baca Juga :  DPRD Sumenep Sampaikan Nota Penjelasan Tiga Raperda Demi Dukung Pembangunan dalam Berbagai Sektor

Meski angka 55,62 persen, lanjut dia, memberi sinyal kuat bahwa Bapenda berada di jalur yang benar, ada cerita lain di baliknya. Kontribusi terbesar masih didominasi oleh wilayah perkotaan dan sektor formal yaitu hotel, restoran, reklame, dan PBB-P2 di kawasan padat penduduk.

Lanjut ia menegaskan, keberhasilan ini sebagai capaian indikator bahwa mesin birokrasi mulai bekerja lebih efisien, yang lebih penting dari capaian adalah keberlanjutan.

“Realisasi PAD bukan sekadar pencapaian angka, melainkan indikator kepercayaan. Ketika pelaku usaha kecil, pemilik toko, hingga pemilik rumah makan rutin membayar pajak, itu bukan karena takut, tapi karena percaya uangnya dikelola dengan baik,” tegasnya.

“Capaian 55,62 persen PAD semester pertama 2025 bukan akhir, melainkan pertanda bahwa perubahan itu mungkin asal digerakkan dari bawah, dikawal oleh data, dan dimaknai oleh kepercayaan publik,” bebernya.

Pihaknya tidak ingin lengah, semester dua tantangannya lebih kompleks karena banyak sektor biasanya stagnan menjelang akhir tahun. Tapi dengan roadmap yang sudah kami siapkan, kami optimis bisa tembus 100 persen atau bahkan lebih

“Pajak itu bukan sekadar kewajiban administratif. Ia adalah indikator kepercayaan warga terhadap pemerintahnya,” pungkasnya (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru