Home / Tak Berkategori

Tepis Isu Tak Sedap, Kepala KPLP Pastikan Tak Ada Pungli dan Peredaran Narkoba dalam Lapas Pamekasan

- Redaksi

Minggu, 13 Februari 2022 - 09:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto:Ka. KPLP Lapas Klas IIA Pamekasan, Leksono Novan.

Foto:Ka. KPLP Lapas Klas IIA Pamekasan, Leksono Novan.

PAMEKASAN, seputarjatim.com– Lapas Kelas IIA Pamekasan, Madura, Jawa Timur, buka suara perihal merebaknya isu adanya pungutan liar (pungli) dan peredaran narkoba di dalam lapas setempat.

Ka. KPLP Lapas Kelas IIA Pamekasan, Leksono Novan memastikan tidak ada pungli dan peredaran narkoba di dalam lapas setempat.

Kata dia, kemungkinan adanya pungli dan peredaran narkoba tersebut sangat kecil terjadi di dalam Lapas Pamekasan, sebab pihaknya begitu ketat melakukan pengawasan terhadap barang kiriman dari para keluarga narapidana.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari luar lapas pun, kami sudah melakukan pemeriksaan ketat, baik terhadap pengunjung yang hendak masuk dan yang akan mengirim barang. Sudah kami lakukan upaya pengamanan semaksimal mungkin,” kata Leksono Novan kepada sejumlah media, Sabtu (12/2/2022).

Menurut Novan, setiap pengunjung yang hendak masuk ke dalam lingkungan Lapas Pamekasan, petugas langsung melakukan penggeledahan, baik terhadap barang bawaan pengunjung maupun badan pengunjung tak luput dari penggeledahan.

Bahkan, barang berupa makanan yang akan dikirim kepada warga binaan di dalam Lapas Pamekasan, pihaknya juga periksa menggunakan alat metal detektor.

Baca Juga :  Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral

Sebab, khawatir ada barang mencurigakan yang diselipkan dalam makanan yang hendak dikirim ke warga binaan tersebut.

Lain dari hal itu, petugas Lapas Pamekasan juga intens melakukan pembinaan terhadap warga binaan.

Pembinaan tersebut diberikan untuk membentuk kepribadian dan kemandirian warga binaan sehingga ada perubahan menjadi pribadi yang lebih baik.

“Mungkin yang sebelumnya dari warga binaan kami ada yang melakukan kesalahan karena khilaf maupun ada dampak psikologis dan melakukan tindak pidana, kami sadarkan pemikiran mereka untuk tidak berbuat pidana lagi,” ujarnya.

Novan juga menjelaskan, selama ini, tujuan Lapas Pamekasan untuk memperbaiki kesalahan yang sebelumnya warga binaan lakukan sebelum ditahan.

Sehingga, sebelum dan setelah bebas, para warga binaan ini menjadi manusia yang mandiri dan punya keterampilan khusus.

Bahkan beberapa waktu lalu, Lapas Pamekasan juga telah memberikan pelatihan keterampilan khusus terhadap ratusan warga binaan untuk membuat paving blok.

Selain itu, para warga binaan juga diberikan keterampilan dalam bidang pertanian, peternakan dan keterampilan lainnya.

“Upaya lain yang kami lakukan supaya Lapas Pamekasan terbebas dari peredaran narkoba dan pungli, kami juga intens melakukan penggeledahan razia terhadap semua kamar hunian warga binaan di dalam lapas ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Madura United-Arema, Derby 'Panas' Jawa Timur

Novan memastikan, banyaknya tuduhan dan isu yang beredar di luar tidaklah benar mengenai adanya peredaran narkoba dan pungli di dalam lapas setempat.

Sebab, pihaknya telah melakukan upaya semaksimal mungkin dalam melakukan penggeledahan.

“Kami rasa banyaknya isu dan tuduhan dari luar itu tidak benar, karena kami sudah melakukan upaya penggeledahan dengan maksimal,” tegasnya.

Bahkan kata Novan, hal itu sudah terbukti, semalam pihaknya melakukan penggeledahan terhadap semua kamar hunian para warga binaan.

Usai penggeledahan itu, sama sekali tidak ditemukan barang terlarang apalagi narkoba.

“Meskipun mungkin ada kesempatan karena keterbatasan penjagaan dari petugas kami, karena isi di lapas ini over kapasitas yang dihuni sekitar 1170 warga binaan,” bebernya.

Ribuan binaan sebanyak itu, lanjut Novan hanya diawasi oleh 157 personel. Apalagi, personel sebanyak itu masih dibagi, di antaranya terdiri dari 72 petugas berfokus pada pengamanan.

“Sedangkan petugas sisanya bagian mengurus administrasi,” Pungkasnya. (BS)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TEMPO BERJUDI DI MADURA
Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali
Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Antrean BBM di Sumenep: Ketika Masyarakat Membayar dengan Waktu dan Uang
Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:18 WIB

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 September 2026 - 10:11 WIB

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Kamis, 10 September 2026 - 19:34 WIB

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Kamis, 10 September 2026 - 14:26 WIB

Antrean BBM di Sumenep: Ketika Masyarakat Membayar dengan Waktu dan Uang

Kamis, 10 September 2026 - 09:03 WIB

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB