Tiga ASN Teladan Bapenda Sumenep Raih Satyalancana Karya Satya X Tahun

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 14:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TERSENYUM: Tiga ASN Bapenda Sumenep saat menerima penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X Tahun (SandiGT - Seputar Jatim)

TERSENYUM: Tiga ASN Bapenda Sumenep saat menerima penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X Tahun (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Tiga aparatur sipil negara (ASN) terbaik di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X Tahun, sebuah penghargaan negara bagi ASN yang telah mengabdi selama sepuluh tahun secara konsisten tanpa catatan pelanggaran.

Penghargaan prestisius tersebut disematkan langsung oleh Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, disaksikan oleh Sekretaris Bapenda, Kepala Bidang P3EPD, para pejabat eselon IV, serta seluruh ASN dan non-ASN Bapenda Sumenep.

Ketiga penerima penghargaan tersebut adalah Hendra Jaya, Moh. Ridwan, dan Saenor. Mereka dinilai menjadi teladan dalam menjaga integritas, profesionalitas, serta dedikasi dalam menjalankan tugas selama lebih dari satu dekade.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Bakesbangpol Sumenep Raih Penghargaan IHaI 2025, Bukti Keharmonisan Sosial Tetap Terjaga

Salah satu penerima, Moh. Ridwan, mengaku tidak pernah menyangka akan mendapatkan penghargaan tingkat nasional tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Bupati, dan khususnya Bapenda Sumenep. Ini kehormatan besar dan menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Ridwan juga menegaskan, bahwa pencapaian itu tidak lepas dari dukungan keluarga, pimpinan, serta rekan kerja yang selalu mendorongnya menjaga etos kerja.

Penyerahan Satyalancana ini tidak sekadar menjadi prosesi seremoni, tetapi juga bentuk penguatan budaya kerja berintegritas di Bapenda Sumenep.

Ketiga ASN tersebut dianggap layak menjadi role model bagi rekan-rekan lainnya karena konsistensi mereka dalam memberikan pelayanan tanpa cela administratif.

Sementara itu, Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi menegaskan, bahwa Satyalancana Karya Satya bukanlah penghargaan rutin, melainkan apresiasi negara dengan standar yang sangat ketat.

“ASN yang menerima Satyalancana ini adalah mereka yang benar-benar memiliki dedikasi, integritas, dan loyalitas tinggi. Tidak semua ASN bisa mendapatkannya. Negara memberikan hanya kepada mereka yang terbukti menjaga etika dan nilai pengabdian,” tegasnya.

Ia menambahkan, penghargaan ini menjadi bukti bahwa Bapenda Sumenep terus membangun lingkungan kerja yang menghargai prestasi dan moralitas.

Faruk juga menyampaikan, kebanggaannya karena Bapenda kembali mencetak ASN berprestasi yang mendapatkan pengakuan langsung dari pemerintah pusat.

“Saya menyerahkan langsung penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan tertinggi. Prestasi Hendra Jaya, Moh. Ridwan, dan Saenor membuktikan bahwa kerja keras dan komitmen selalu mendapatkan tempat,” ujarnya.

Baca Juga :  Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan

Ia berharap keberhasilan ketiga ASN ini menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam pelayanan publik sebagai garda terdepan Bapenda. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya pada Momentum Hari Jadi Sumenep ke 757
Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya pada Momentum Hari Jadi Sumenep ke 757

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Berita Terbaru