Home / Tak Berkategori

Unik, Program Bagi Arit di Masalembu

- Redaksi

Rabu, 18 Maret 2020 - 01:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BAGI ARIT GRATIS: Warga berkumpul di halaman rumah saat ikuti pembagian arit gratis yang dilakukan Kepala Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur. (foto: istimewa)

BAGI ARIT GRATIS: Warga berkumpul di halaman rumah saat ikuti pembagian arit gratis yang dilakukan Kepala Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur. (foto: istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com- Program bagi-bagi arit. Unik, dan menarik. Inilah gerakan kemasyarakatan yang sedang dilakukan pemerintah Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur.

Bagi warga kebanyakan, bagi-bagi arit mungkin terkesan lucu. Namun di Desa Masalima, terobosan ini justru disambut antusiasme warga.

“Kita bagikan arit agar warga dapat lebih mudah bekerja. Terutama mereka yang bercocok tanam. Atau bagi peternak yang akan mencari pakan hewan. Arit di daerah kami menjadi alat kerja. Senang semua warga mendapat arit gratis,” terang Busari, Kepala Dusun Tengah, Desa Masalima.

Pembagian benda berbentuk setengah lingkaran ini menurut Busari dilakukan di setiap Dusun. “Namanya pembagian gratis ya ramai, mas. Tiap warga antri satu-satu bergiliran. Kalau di dusun saya total 200 arit yang dibagikan,”  imbuh Busari.

Terpisah, Darussalam, Kepala Desa Masalima mengaku program bagi-bagi arit adalah hasil musyawarah bersama seluruh perangkat desa.

“Saat ditanya apa yang menjadi kebutuhan terkini warga, dijawab arit. Karena untuk bekerja dan lain sebagainya. Maka kita putuskan itu. Kita anggarkan dan belanja arit. Seribu arit kita targetkan untuk dibagikan gratis,” terang Darussalam, Selasa, 17/03/2020.

Baca Juga :  Pengamat: 5 Pejabat Sumenep Diperiksa, KPK Pasti Punya Dasar Kuat

Sebelumnya, aksi bagi-bagi arit yang dilakukan di Desa Masalima sempat viral dan menuai banyak komentar di masyarakat. Dalam foto yang beredar, tampak warga duduk dan berdiri memegang arit di tangan masing-masing.

“Saya pikir ada carok massal di Pulau Masalembu. Eh, ternyata bagi-bagi arit gratis. Ya bagus kalau begitu. Terobosan unik Kepala Desa Masalima,” komentar warganet di media sosial. (mg4/red)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang HUT RI ke 81, Paskibraka Sumenep 2026 Dikukuhkan di Pendopo Keraton
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
Hening di TMP Jokotole, Forkopimda Sumenep Kenang Jasa Pahlawan Jelang HUT RI ke-81
Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi
Mahasiswa KKN Kolaboratif Kenalkan Azolla sebagai Alternatif Pakan Ternak Bagi Warga Gapurana
Pemkab Sumenep Sinkronkan Pembangunan Daerah dengan Agenda Nasional, Fokus Pangan, Energi dan SDM
IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian
Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:29 WIB

Jelang HUT RI ke 81, Paskibraka Sumenep 2026 Dikukuhkan di Pendopo Keraton

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Hening di TMP Jokotole, Forkopimda Sumenep Kenang Jasa Pahlawan Jelang HUT RI ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Mahasiswa KKN Kolaboratif Kenalkan Azolla sebagai Alternatif Pakan Ternak Bagi Warga Gapurana

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB