Home / Tak Berkategori

Warga Sokobanah Desak Kejari Usut Proyek Irigasi

- Redaksi

Senin, 16 September 2019 - 10:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Demo Kejari Sampang, warga Sokobanah membawa puluhan poster kecaman. (Farik/ SJ foto)

Demo Kejari Sampang, warga Sokobanah membawa puluhan poster kecaman. (Farik/ SJ foto)

SAMPANG, seputarjatim.com Puluhan warga yang mengatasnamakan Ikatan Masyarakat Sokobanah berunjukrasa didepan kantor Kejaksaan Negeri Sampang, Jawa Timur, Senin, 16/09/2019. Warga menuntut pengusutan dugaan korupsi proyek irigasi senilai setengah milyar lebih, yang dibangun di Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Sampang. Warga menilai Korps Adiyaksa itu tidak serius menyidik kasus ini. Sebab menurut warga, laporan kasus ini telah dilayangkan ke kantor Kejari Sampang sejak 15 Maret 2019 lalu.

Baca Juga :  Ukiran Pragaan

Sidik, korlap aksi menuturkan, proyek irigasi yang dibangun di Desa Sokobanah Daya ini ini dimanfaatkan oleh sejumlah oknum Desa dan Kecamatan Sokobanah. “Pembangunan proyek sudah pasti tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB), makanya kami menuntut Kejari Sampang serius menindaklanjuti laporan kami,” terang Sidik kepada wartawan, Senin, 16/09/2019.

Dalam aksinya, peserta aksi ditemui kasi intel, Ifan Kusuma dan kasi pidsus, Edi Sutomo. Menurut Ifan, saat ini Kejaksaan Negeri Sampang masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. “Masih kami selidiki ya,” kata Ifan Kusuma singkat.

Dalam aksinya, para pendemo juga mendesak aga Kepala Desa Sokobanah Daya ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana desa tahun anggaran 2018. Warga juga mengancam akan melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, bila Kejari Sampang tidak mengindahkan laporan warga. (arik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman
Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting
Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar
3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Senin, 7 September 2026 - 06:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting

Kamis, 3 September 2026 - 09:13 WIB

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Berita Terbaru

MENDUNG:
Gedung Pemerintah Kabupaten Sumenep tampak dari halaman depan (Mufti Che - Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB

BERBATIK: Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi (Foto Istimewa)

Pemerintahan

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:13 WIB