Home / Tak Berkategori

Wisata Keramba Apung, Berburu Ikan Segar di Pulau Sapeken

- Redaksi

Rabu, 22 April 2020 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik keramba apung sedang melihat ikan yang dibudidayakan di perairan Pulau Sitabok, Kecamatan Sapeken, Sumenep, Jawa Timur. (mg2/SJ Foto)

Pemilik keramba apung sedang melihat ikan yang dibudidayakan di perairan Pulau Sitabok, Kecamatan Sapeken, Sumenep, Jawa Timur. (mg2/SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com- Berkunjung ke Pulau Sapeken, jangan lewatkan untuk mengitari gugusan pulau kecil yang ada di sekitarnya. Disini kita dapat menyambangi puluhan keramba apung yang digunakan sebagai tempat budidaya ikan-ikan berkualitas ekspor.

“Ikannya bermacam-macam. Ada kerapu karang, kerapu merah, atau lobster. Selain dijual ke pembeli yang datang langsung, ikannya juga dikirim ke Bali untuk diekspor,” terang Halim, pemilik keramba apung di perairan Pulau Sitabok, Kecamatan Sapeken, Selasa, 22/04/2020.

Ikan-ikan yang dipelihara menurut Halim berasal dari tangkapan nelayan setempat. Keramba apung ini juga difungsikan sebagai lokasi penggemukan ikan-ikan yang akan dijual.

“Karena ada standar yang ditetapkan pabrikan untuk klasifikasi ikan super dan biasa. Biar mahal, kita berusaha untuk masuk ke kategori ikan super. Makanya untuk ikan yang masih. berukuran kecil atau sedang, kita gemukkan disini,” imbuhnya.

Selama ini menurut Halim, puluhan keramba apung yang berada di kepulauan Sapeken juga menjadi jujukan favorit wisatawan luar daerah.

“Mereka datang nyewa perahu. Lihat ikan dan beli. Untuk dimakan saat berkunjung di Sapeken,” katanya.

Saifudin, warga asal Kota Sumenep mengaku rutin datang ke keramba apung yang berlokasi di perairan Pulau Sitabok. Menuju ke keramba apung, dia dan temannya harus menyewa perahu nelayan.

Baca Juga :  Madura Kalah Perdana

“Seru karena kita bisa lihat ratusan ikan. segar di keramba apung. Harganya juga lebih murah,” katanya.

Sesuai data di Dinas Kelautan dan Perikanan Sumenep, Kecamatan Sapeken menjadi salah satu wilayah penghasil ikan terbesar di Kabupaten Sumenep. Jika dikelola dengan baik, selain menjadi sumber perekonomian warga, juga dapat menjadi wisata alternatif bagi warga yang datang ke Pulau Sapeken. (mg2/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Saronggi Tuai Protes, Ayam MBG Diduga Busuk
Satlantas Polres Sumenep Bekali Sopir Ambulans Safety Driving, Dukung Operasi Keselamatan Semeru 2026
Anggaran Pusat Dipangkas, DPRD Sumenep Minta Desa Perkuat Kemandirian Fiskal
Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Empat Pilar, Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia
Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan
SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Dikeluhkan, Yayasan Janji Evaluasi Dapur, Guru Sebut Perbaikan MBG Hanya ‘Saat Viral’
Bapenda Sumenep Terapkan Monitoring Transaksi, Strategi Baru Dongkrak PAD Tanpa Naikkan Tarif Pajak
Proyek Gedung Bawang Rp1 Miliar, Perencanaan DKPP Sumenep Tuai Kritik

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:52 WIB

SPPG Saronggi Tuai Protes, Ayam MBG Diduga Busuk

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:22 WIB

Satlantas Polres Sumenep Bekali Sopir Ambulans Safety Driving, Dukung Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:08 WIB

Anggaran Pusat Dipangkas, DPRD Sumenep Minta Desa Perkuat Kemandirian Fiskal

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:02 WIB

Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Empat Pilar, Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:21 WIB

Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan

Berita Terbaru

MAKANAN: MBG yang diberikan SPPG Saronggi diduga busuk (Foto Istimewa)

Peristiwa

SPPG Saronggi Tuai Protes, Ayam MBG Diduga Busuk

Kamis, 12 Feb 2026 - 13:52 WIB