Wisata Tenun Ikat, Ajak Pengunjung Belajar Membuat Kain Tenun

- Redaksi

Senin, 23 Desember 2019 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar melihat karya kain tenun ikat yang dipamerkan saat launching wisata kampung tenun ikat di Kelurahan Banjar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu, 22/12/2019. (Inug/ SJ Foto)

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar melihat karya kain tenun ikat yang dipamerkan saat launching wisata kampung tenun ikat di Kelurahan Banjar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu, 22/12/2019. (Inug/ SJ Foto)

KEDIRI, seputarjatim.com Ada belasan pengrajin tenun ikat yang siap mengajari pengunjung wisata Kampung Tenun Ikat, yang berlokasi di Jl KH Agus Salim, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dengan skill dan keterampilan yang dimiliki, para pengrajin menunjukkan keterampilan dan kelihaian mereka dalam membuat kain tenun ikat. Menurut pengrajin, membuat kain tenun ikat tidak dapat dilakukan sembarang orang. Proses membuatnya harus melewati sejumlah tahapan. Pertama tahap pembuatan lungsi atau keteng, selanjutnya membuat umpan atau pakan. Seluruh proses ini dilakukan secara manual dibantu peralatan tradisional. Saat ini, Kelurahan Banjar Kidul sendiri mulai diresmikan sebagai kampung wisata Tenun Ikat.

Baca Juga :  Wisata Kolam Renang Ditutup, Disbudporapar Sumenep Beberkan Alasannya

Nur Muhyar, Kepala Disbudparpora Kota Kediri mengatakan, kain tenun ikat Kediri memiliki nilai historis sebagai warisan budaya yang memiliki ciri khas khusus. “Karena alasan ini, Pemerintah Kota Kediri mengangkat potensi kain tenun ini sebagai daya tarik wisatawan,” terang Nur Muhyar.

Sementara itu Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan, kampung tenun ikat di Kelurahan Bandar Kidul tersebut akan terus disosialisasikan di masyarakat luas. Menurut Mas Abu, sapaan karibnya, Pemkot Kediri juga melakukan berbagai cara untuk mengenalkan kain tenun ikat Kediri di berbagai even lain. Salah satunya adalah pelaksanaan Dhoho Street Fashion beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Penipuan Berkedok Investasi Rumah di Sidoarjo

“Kedepan kita cari lagi desainer yang lebih banyak lagi untuk bisa berkolaborasi dalam acara itu. Saya tadi juga berpesan kepada mereka (pemilik ushaha tenun ikat) agar tetap menjaga mutu kualitas yang sudah ada,” katanya.

Mas Abu berharap masyarakat Kelurahan Bandar Kidul juga terus kompak dalam memajukan wisata kampung kain tenun ikat. Diharapkan, upaya Pemkot Kediri ini juga akan meningkatkan perekonomian para pengrajin dan masyarakat secara umum. (nug/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep
Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan
Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang
Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia
Disbudporapar Sumenep Minta Pemdes Segera Bentuk Pokdarwis Pantai Galung 
Dibangun dari Teknologi Ramah Lingkungan, Pantai Galung Jadi Destinasi Wisata Baru di Sumenep
Disbudporapar Sumenep Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisatawan di 2025

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep

Senin, 30 Maret 2026 - 11:25 WIB

Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:58 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:12 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:13 WIB

Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia

Berita Terbaru