10 Kader Desa Ikuti Pembinaan Cegah Stunting

- Redaksi

Kamis, 12 September 2019 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Farin/ SJ foto)

(Farin/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Utusan 10 Desa di Kabupaten Sumenep menghadiri acara pencegahan stunting yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, di aula Kantor Kementerian Agama Sumenep, Kamis, 12/09/2019.

Semangat para ibu-ibu yang datang dalam acara koordinasi pendampingan ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK)  dan Anemia Mencegah Stunting ini patut diancungi jempol. Peserta dari 10 desa mengirim utusan masing-masing sebanyak 8 orang untuk menerima pembekalan dan pengetahuan mengenai bahaya stunting.

(Farin/ SJ foto)

Dalam sambutannya Agus Mulyono, Kepala Dinas Kesehatan Sumenep mengucapkan terimakasih kepada para aktivis anti sunting yang hadir. Menurut Agus, tanpa adanya koordinasi bersama masyarakat, maka pencegahan stunting tidak akan tercapai secara maksimal.

“Diharapkan ibu dan bapak yang hadir saat ini mohon, sampaikan dengan baik dan dampingi ibu hamil sehingga ibu dan anak sehat, karena ibu yang hamil sangat membutuhkan makanan yang sehat dan bergizi. Selain itu makanan pemberian makanan pendamping (PMK) ini juga perlu dilakukan  terutama pada kehamilan 3 bulan karena disitu terjadi penguatan dan penyusunan sel-sel saraf dan sel-sel otak, sel-sel otak lainnya  yang nantinya akan sangat dibutuhkan anak ketika lahir,” terang Agus dalam sambutannya.

Baca Juga :  Untuk Kesekian Kalinya, Bupati Fauzi Raih Penghargaan Di Bidang Kesehatan

Afi, salah seorang pemateri dari Dinas Kesehatan Jawa Timur mengatakan bahwa berat badan anak pada saat lahir tidak boleh dibawah angka 2,5Kg. Dinas kesehatan Jatim menurut Afi memberikan penghargaan khusus terhadap Kabupaten Sumenep, karena berat rata-rata bayi yang lahir di Sumenep diatas 2,5 Kg. (far/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat
RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H
RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi
Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026
Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:55 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:13 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:44 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:01 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Berita Terbaru

MENULIS: Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal Muhlis, sedang rapat dengan anggota dewan (Foto Istimewa)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD

Jumat, 5 Jun 2026 - 23:35 WIB