Home / Tak Berkategori

Anomali Cuaca, Produksi Padi di Bangkalan Tidak Mencapai Target

- Redaksi

Kamis, 5 September 2019 - 23:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

(istimewa)

(istimewa)

BANGKALAN, seputarjatim.com– Produksi pertanian khususnya padi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, hingga saat ini sudah mencapai 256.697 ton atau sekitar 77 persen. Namun hasil tersebut belum mencapai target produksi padi tahun 2019 yang dicanangkan mencaai 331.000 ton.

Mohammad Ridwan, Kasubbag Program Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holikultura dan perkebunan (Dispertapahorbun) Kabupaten Bangkalan menyampaikan, belum tercapainya target produksi padi tersebut dikarenakan faktor cuaca ekstrim.

Baca Juga :  Jelang Persipura VS Persib Bandung, Pertahanan Fokus Kedua Tim

“Tahun 2019 ini cuacanya sulit diprediksi. Petani memprediksi masih turun hujan, tetapi ternyata kemarau datang lebih awal. Sehingga petani kekurangan air dan akhirnya padi rusak,” terangnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, di Kabupaten Bangkalan sendiri masih terdapat sejumlah kecamatan yang memiliki lahan produktif, meskipun tidak banyak.

“Kita masih punya lahan produktif di sejumlah Kecamatan, diantaranya Kecamatan Kamal, Burneh, Arosbaya, Kwanyar, Socah, Bangkalan dan Modung,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pedagang Soto dan Sate Diimbau Tidak Mudik

Ridwan meyakini, produksi padi tahun ini bisa mencapai target dengan memanfaatkan lahan produktif, diimbangi dengan sistem pertanian yang lebih modern.

“Kami yakin masih bisa mencapai target dengan menggunakan sistem pertanian yang lebih modern dan memanfaatkan lahan produktif tadi,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Lepas Atlet POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Pacu Semangat dan Sportivitas
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Lepas Atlet POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Pacu Semangat dan Sportivitas

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar

Berita Terbaru