Home / Tak Berkategori

Indoras, Sejarah Klub Basket Pertama di Timur Madura

- Redaksi

Sabtu, 13 Juli 2019 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain muda Indoras berlatih bersama, Sabtu, 13/07/2019. (Budi/ SJ foto)

Pemain muda Indoras berlatih bersama, Sabtu, 13/07/2019. (Budi/ SJ foto)

Sumenep, seputarjatim.com Di masa lampau, basket menjadi salah satu olahraga favorit karyawan PN Garam, yang berkantor pusat di Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Tak lama, sebuah lapangan basket dibangun agar mereka dapat menyalurkan hobinya itu. Lapangan basket ini menjadi yang pertama kali berdiri di Kabupaten paling timur Pulau Madura.

Seiring berjalannya waktu, olahraga basket juga mulai digemari warga yang tinggal di sekitar lingkungan perusahaan. Mereka pun berlatih bersama. Basket membuat jalinan tali persahabatan antara karyawan PN Garam dan warga sekitar kian erat.

Baca Juga :  LPNU Gelar Seminar Kewirausahaan, Fauzi Beberkan Ide-Ide Kreatif Bagi Pelaku UMKM

Maka di tahun 1996, dibentuklah sebuah tim basket profesional, Indoras. Klub basket ini pun menjadi salah satu tim tertua yang ada di Kabupaten Sumenep. Melewati perjalanan panjang, Indoras mampu bertahan hingga dua dasawarsa lebih. Dan Sabtu sore, 13/07/2019, lapangan basket Indoras masih ramai digunakan para pemain Indoras muda berlatih. Tak banyak perubahan yang nampak di lapangan basket ini. Pembatas lapangan masih berupa kawat besi yang kini mulai berkarat. Sebuah lapangan basket tua, sederhana, yang menjadi saksi persahabatan masa lalu. (dik/red)  

Baca Juga :  Cegah Korupsi, Masyarakat Diminta Awasi Pembangunan Infrastruktur

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial
Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Berita Terbaru