Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf (belakang) bersama Wabup Sumenep, Imam Hasyim (depan), saat kegiatan kurve kerja bakti (SandiGT - Seputar Jatim)

Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf (belakang) bersama Wabup Sumenep, Imam Hasyim (depan), saat kegiatan kurve kerja bakti (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengintensifkan gerakan kebersihan kota melalui kegiatan kurve (kerja bakti) yang menyasar sepanjang Jalan dr. Cipto, salah satu titik strategis yang menjadi barometer kebersihan kawasan perkotaan.

Kegipatan yang melibatkan ratusan personel lintas organisasi perangkat daerah (OPD) ini berlangsung sejak pagi dengan pola kerja terintegrasi.

Tak sekadar mengangkut sampah, petugas juga melakukan pemangkasan vegetasi liar serta normalisasi drainase yang kerap tersumbat. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kebersihan kawasan sekaligus mengantisipasi potensi genangan saat musim hujan.

Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa kurve merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan untuk membangun budaya sadar lingkungan di tengah masyarakat.

Ia menilai, persoalan kebersihan tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Ini bukan hanya soal membersihkan yang terlihat, tetapi membangun kesadaran yang tidak terlihat. Jika pola pikir sudah terbentuk, maka kebersihan akan menjadi kebutuhan bersama,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga :  Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara

Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep turut melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lokasi. Sinergi ini membuat proses kerja bakti tetap lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

Langkah penanganan intensif ini dilakukan sebagai respons atas kondisi sebelumnya, di mana Jalan dr. Cipto sempat menjadi sorotan publik akibat tumpukan sampah di sejumlah titik. Pemerintah daerah pun menjadikan kawasan tersebut sebagai prioritas pembenahan dengan pendekatan lebih progresif.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, turut hadir meninjau langsung jalannya kegiatan. Kehadirannya menjadi bentuk pengawasan sekaligus motivasi bagi seluruh petugas di lapangan.

Ia bahkan berinteraksi langsung dengan para petugas untuk memastikan setiap titik penanganan berjalan optimal.

Dalam arahannya, Wabup menekankan pentingnya penguatan sarana pendukung kebersihan, termasuk pengadaan alat seperti mesin pemotong rumput guna meningkatkan efektivitas kerja.

Ia juga menegaskan kebijakan penataan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) agar tidak lagi berada di pinggir jalan, khususnya di kawasan perkotaan.

“Tidak boleh lagi ada TPS di pinggir jalan, khususnya di wilayah kota. Kita sudah memiliki TPS yang lebih representatif, tinggal bagaimana kita disiplin menggunakannya,” tegasnya.

Wabup turut mengapresiasi kekompakan seluruh OPD yang terlibat, seraya mengingatkan bahwa kebersihan merupakan nilai dasar yang sejalan dengan kehidupan masyarakat.

“Kami ingin semangat ini tidak berhenti di ASN saja, tetapi menyebar ke masyarakat luas sebagai gerakan bersama,” imbuhnya.

Melalui kurve yang terus digalakkan, Pemkab Sumenep berharap perubahan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga mengakar dalam perilaku masyarakat. Jalan dr. Cipto pun diarahkan menjadi simbol transformasi dari kawasan yang sempat bermasalah menjadi contoh kota yang bersih, sehat, dan tertata. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bimtek Dispusip Sumenep Jadi Wadah Kreatif Eksplorasi Budaya Lokal
HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep
DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi
Dinsos P3A Sumenep Perluas Satgas PPA ke Desa, Strategi Progresif Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak
Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Wabup Sumenep Perkuat Peran BPR Syariah
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Sumenep Kucurkan Rp3,2 Miliar ke BPRS Bhakti Sumekar
DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial
Pasokan MBG Dikuasai Pihak Tertentu, DPRD Desak Pemerintah Evaluasi Total SPPG di Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 13:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras

Rabu, 22 April 2026 - 15:53 WIB

Bimtek Dispusip Sumenep Jadi Wadah Kreatif Eksplorasi Budaya Lokal

Jumat, 17 April 2026 - 10:39 WIB

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 10:56 WIB

DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi

Rabu, 15 April 2026 - 20:05 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perluas Satgas PPA ke Desa, Strategi Progresif Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru