Kehadiran PR Madu Wangi di Sumenep Jadi Angin Segar Bagi Warga Lenteng Barat

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BAHAGIA: Karyawan saat memproduksi rokok di Gudang Produksi PR Madu Wangi (Doc. Seputar Jatim)

BAHAGIA: Karyawan saat memproduksi rokok di Gudang Produksi PR Madu Wangi (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kehadiran pabrik rokok (PR) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjadi angin segar khususnya warga Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng.

Salah satu pabrik rokok yang menjadi harapan baru serta meningkatkan kesejahteraan bagi kaum perempuan adalah PR Madu Wangi.

Sejak berdiri sekitar dua tahun lalu, pabrik ini membuka peluang bagi warga yang sebelumnya hanya mengandalkan penghasilan tidak menentu, seperti bekerja serabutan atau menjadi ibu rumah tangga tanpa pendapatan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Desa Lenteng Barat yang kini menjadi karyawan di PR Madu Wangi, Elly menuturkan, bahwa sebelum bekerja di pabrik tersebut, ia hanya mengandalkan penghasilan dari suaminya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kini, dirinya bisa membantu menambah pemasukan rumah tangga.

“Alhamdulillah sejak ada PR Madu Wangi, saya mendapatkan penghasilan tetap. Selain mengurus rumah, saya bisa bekerja dan ikut menopang ekonomi keluarga,” ucapnya, Selasa (8/7/2025).

Baca Juga :  BRIDA Sumenep Dorong Kampus Lokal Lebih Serius Kembangkan Riset yang Aplikatif

Bekerja di dekat rumah, tanpa harus pergi ke luar daerah, menjadi nilai lebih yang dirasakan langsung oleh banyak warga, hal ini juga dirasakan oleh Azizah.

Karyawan PR Madu Wangi itu mengaku bersyukur bisa bekerja tanpa harus meninggalkan keluarganya.

“Kalau dulu, kalau ingin dapat penghasilan tetap, biasanya harus merantau ke kota atau keluar negeri. Tapi sekarang, cukup di desa sendiri saya bisa bekerja dan tetap dekat dengan anak-anak,” tuturnya.

Lanjut ia menambahkan, bahwa keberadaan pabrik rokok ini membawa perubahan besar dalam kehidupan sosial warga desa. Banyak ibu rumah tangga yang kini bisa ikut bekerja tanpa perlu mengorbankan peran mereka di rumah.

“Setiap bulan kami mendapatkan gaji tetap. Itu membuat hidup lebih tenang, tidak was-was lagi soal kebutuhan anak sekolah atau belanja bulanan,” imbuhnya.

Selain memberikan pemasukan tambahan, pabrik juga secara tidak langsung menjaga keberlangsungan ikatan keluarga.

Dalam banyak kasus, kepergian orang tua untuk bekerja di luar kota atau luar negeri seringkali berujung pada perpisahan yang panjang, bahkan permasalahan sosial yang kompleks. Dengan adanya lapangan kerja lokal, risiko-risiko itu bisa ditekan.

Ia  pun berharap agar keberadaan pabrik rokok seperti PR Madu Wangi terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Banyak dari mereka kini menggantungkan hidupnya pada industri tersebut.

“Semoga pabrik ini terus berjalan, makin besar, dan kalau bisa buka cabang lagi supaya lebih banyak warga bisa ikut bekerja,” harapnya

Dengan berjalannya operasional pabrik rokok di berbagai titik di Kabupaten Sumenep, termasuk di Lenteng Barat, terbukti dapat membuka akses pekerjaan bagi masyarakat lokal dan turut berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup warga secara menyeluruh.

Baca Juga :  Puluhan Ton Sampah Tertumpuk, DLH Sumenep Akui Mesin RDF Kewalahan

Hal ini, menjadi cerminan bahwa pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat desa. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa
Pembelian Perdana Dibuka, Harga Tembakau di Haswal Group Capai Rp70 Ribu
H. Mu’min Target Serap 1.000 Ton Tembakau Madura, Harga Tembus Rp72 Ribu per Kilogram
HUT ke-81 RI, BPRS Bhakti Sumekar Bangun Kekompakan Karyawan Lewat JJS
Ketua PPR Sumenep Ajak Pengusaha Rokok Serap Tembakau Petani Lokal
BPRS Bhakti Sumekar Jadi Magnet Studi Banding Pemprov NTB
Tak Perlu Dana Besar, BPRS Bhakti Sumekar Buka Akses Investasi Emas Syariah
BPRS Bhakti Sumekar Dorong Warga Sumenep Lebih Cerdas Kelola Keuangan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:03 WIB

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Pembelian Perdana Dibuka, Harga Tembakau di Haswal Group Capai Rp70 Ribu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:27 WIB

H. Mu’min Target Serap 1.000 Ton Tembakau Madura, Harga Tembus Rp72 Ribu per Kilogram

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

HUT ke-81 RI, BPRS Bhakti Sumekar Bangun Kekompakan Karyawan Lewat JJS

Senin, 27 Juli 2026 - 09:30 WIB

Ketua PPR Sumenep Ajak Pengusaha Rokok Serap Tembakau Petani Lokal

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB