SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Dikeluhkan, Yayasan Janji Evaluasi Dapur, Guru Sebut Perbaikan MBG Hanya ‘Saat Viral’

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TERTUTUP: Pengendara roda dua saat melintas di depan SPPG Pakamban Laok 2 Yayasan Bumi Asfan Abadi, di jalan raya Sumenep - Pamekasan (Doc. Seputar Jatim)

TERTUTUP: Pengendara roda dua saat melintas di depan SPPG Pakamban Laok 2 Yayasan Bumi Asfan Abadi, di jalan raya Sumenep - Pamekasan (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Polemik distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di RA Hidayatut Thalibin (RA HT), Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menuai sorotan.

Program yang disalurkan SPPG Pakamban Laok 2 dan dikelola Yayasan Bumi Asfan Abadi itu menuai penolakan wali murid. Bahkan sejumlah guru dan siswa dilaporkan mengalami diare diduga akibat ayam bakar yang kurang matang.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak yayasan mengaku akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur produksi MBG sekaligus bertanggung jawab atas insiden yang terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Yayasan Bumi Asfan Abadi menyatakan pihaknya langsung mengambil langkah cepat setelah menerima laporan dan pemberitaan terkait keluhan tersebut. Selain evaluasi dapur, yayasan juga berjanji memperbaiki kualitas makanan yang disalurkan kepada siswa.

“Saya menyampaikan terimakasih atas perhatiannya, kabar tersebut langsung kami adakan rapat dan evaluasi di dapur,” kata Ketua Yayasan Bumi Asfan Abadi, saat dihubungi media melalui pesan WhatsApp, Rabu (11/2/2026).

Baca Juga :  Bapenda Sumenep Terapkan Monitoring Transaksi, Strategi Baru Dongkrak PAD Tanpa Naikkan Tarif Pajak

Tak hanya itu, pihak pengelola juga mengaku telah melakukan penggantian menu MBG yang sebelumnya ditolak oleh sejumlah wali murid RA HT.

Meski demikian, keluhan baru kembali mencuat. Sejumlah guru menilai perbaikan kualitas menu hanya berlangsung sesaat setelah kasus tersebut ramai diberitakan.

Setelah situasi mereda, menu MBG disebut kembali seperti sebelumnya dan dinilai jauh dari standar gizi yang diharapkan.

“Ini hanya saat diberitakan media oleh wartawan, menunya diganti menjadi lebih baik. Namun setelah situasi tidak lagi ramai, menunya kembali seperti sebelumnya,” ujar guru berinisial A.

Bahkan, guru di Pragaan tersebut juga menyoroti ukuran porsi makanan yang dinilai tidak sesuai standar.

“Saya heran, kenapa bisa seperti itu lagi mas. Bahkan menu ayam dipotong kecil, tempe juga dipotong kecil. Padahal, setahu saya, menu MBG memiliki ukuran potongan yang sudah diatur, termasuk potongan tempe,” tambahnya.

Baca Juga :  Proyek Gedung Bawang Rp1 Miliar, Perencanaan DKPP Sumenep Tuai Kritik

Selain itu, kata dia, menu yang saat ini juga masih memberikan susu yang dinilai tidak baik jika dikonsumsi setiap hari.

“Sekarang sudah menggunakan susu Cimory lagi. Padahal yang diperbolehkan hanya susu full cream. SPPG Pakamban Laok 2 ini terkesan selalu asal-asalan,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026
IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato
Dugaan Penyimpangan DD Meddelan, GMNI Nilai Pengawasan DPMD Sumenep Lemah
Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin
SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP
Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC
SKK Migas dan KKKS Jabanusa Tebar Kepedulian Idul Adha 1447 H, Salurkan Kurban hingga Mudik Gratis Kepulauan
Puluhan SPPG di Sumenep Disetop BGN, Tersandung Masalah IPAL

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:32 WIB

ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:43 WIB

IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:47 WIB

Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin

Senin, 1 Juni 2026 - 21:14 WIB

SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:48 WIB

Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC

Berita Terbaru