Pemprov Jatim Fasilitasi Kepulangan Perantau Pasca Insiden Wamena

- Redaksi

Senin, 30 September 2019 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah temui perantau asal Jatim setibanya di Surabaya pasca insiden Wamena. (Fahmi/SJ Foto)

Gubernur Khofifah temui perantau asal Jatim setibanya di Surabaya pasca insiden Wamena. (Fahmi/SJ Foto)

SURABAYA, seputarjatim.com Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas warga Jatim yang berdomisili di Wamena, Papua, kembali ke kampung halamannya masing-masing. Sebelumnya mereka dijemput oleh Tim dari Pemprov Jatim dari Kota Semarang, Jawa Tengah.

Mereka tiba di Semarang menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU. Selanjutnya warga perantauan asal Jawa Timur tersebut diantar menuju tempat transito di Surabaya . Total 38 orang, dengan rincian, 32 orang berasal dari Sampang, Madura ; 4 orang dari Mojokerto, dan 2 orang asal Lumajang.

Mereka diberangkatkan dengan menggunakan satu buah bus mikro dan dua mini bus dari Asrama Transito Dinas Ketenagakerjaan Jawa Timur, di Surabaya. Kepulangan mereka didampingi oleh tim dari Dinas Sosial dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) Jawa Timur sampai diserahterimakan kepada Dinsos setempat.

Baca Juga :  Diatas Sungai, Warga Desa Pabian Gelar Lomba Peringati HUT RI ke-74

“Sebelumnya di media sosial beredar permintaan sejumlah warga asal Jawa Timur yang ingin dipulangkan. Kami kordinasi baik yang sedang di Wamena, Sentani dan Jayapura serta yang telah dalam perjalanan kembali ke Jawa Timur. Ini bagian dari respon Pemprov Jatim atas permintaan tersebut,” ungkap Khofifah di Surabaya,.

Khofifah mengatakan, sesaat setelah kedatangan mereka, Pemprov Jatim segera melakukan pendataaan dan berkoordinasi dengan Pemkab daerah tujuan. Seluruh warga Jatim yang kembali dari Wamena pun diberikan bantuan berupa uang tanggap darurat dan sembako.

“Kami mengupayakan yang terbaik untuk seluruh warga Jatim yang berada di perantauan sana (Wamena-red),” ujarnya.

Pemprov Jatim berikan bantuan kepada perantau Wamena asal Jatim setibanya di Surabaya. (Fahmi/SJ Foto)

Terkait masih adanya warga Jatim yang berada di Wamena, Khofifah menjelaskan bahwa Pemprov Jawa Timur telah berkoordinasi dengan perwakilan masyarakat Jatim di Wamena, juga dengan TNI AU dan mengupayakan Hercules guna mengangkut seluruh pengungsi asal Jawa Timur serta dirjen perhubungan laut bagi yang ingin kembali dengan kapal. Pemprov Jatim hari ini akan buka posko di Jayapura untuk memudahkan koordinasi.

Baca Juga :  Jelang Upacara Pengibaran Bendera 17 Agustus 2025, DPRD Sumenep Dengarkan Pidato Presiden RI

Khofifah meminta kepada warga asal Jatim untuk tidak terprovokasi atau termakan hasutan yang dapat menimbulkan kekhawatiran, ketakutan dan atau memunculkan konflik baru. Ia menegaskan bahwa seluruh anak bangsa harus mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sore ini saya akan bertemu dengan Bupati Mimika. Saya juga terinfo ada warga Jatim yang di evakuasi di Mimika. Ini akan kita koordinasikan,” tuturnya.

Khofifah berharap situasi di Wamena bisa segera kembali normal sehingga aktivitas pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian berjalan lancar. (Fah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Temuan IWO Soal SPPG Bermasalah, Satgas MBG Sumenep Siap Turun Sidak
Persoalan SPPG Dievaluasi Serius, Satgas dan IWO Sumenep Minta Perketat Pengawasan Menu MBG
‘Bismillah Melayani’ Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
MBG Terhenti Bukan Sekadar Evaluasi, SPPG Pakamban Laok 2 Akui Disuspend BGN
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Ikon Kota Gelap Gulita, Lampu Tugu ‘Selamat Datang’ Sumenep Mati Total

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:05 WIB

Temuan IWO Soal SPPG Bermasalah, Satgas MBG Sumenep Siap Turun Sidak

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:48 WIB

Persoalan SPPG Dievaluasi Serius, Satgas dan IWO Sumenep Minta Perketat Pengawasan Menu MBG

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:02 WIB

‘Bismillah Melayani’ Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru