RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr Erliyati, saat ditemui di ruang kerjanya

TERSENYUM: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr Erliyati, saat ditemui di ruang kerjanya

SUMENEP, Seputar Jatim – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur menilai peran tenaga bidan sangat vital dalam upaya meningkatkan keselamatan ibu dan bayi, terutama di wilayah kepulauan yang masih menghadapi tantangan keterbatasan akses layanan kesehatan.

Keberadaan bidan disebut menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan karena menjadi tenaga medis yang paling dekat dengan masyarakat.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, mengatakan bidan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak karena menjadi tenaga kesehatan yang paling dekat dan paling sering berinteraksi langsung dengan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, bidan memiliki kontribusi besar dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Sumenep yang memiliki karakteristik wilayah daratan dan kepulauan.

“Bidan menjadi tenaga kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Mereka mendampingi ibu sejak masa kehamilan, proses persalinan, hingga masa nifas. Peran tersebut sangat penting dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi,” katanya, Jumat (22/5/2026).

Baca Juga :  Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Lanjut ia menjelaskan, kondisi geografis Kabupaten Sumenep membuat keberadaan bidan semakin strategis, terutama di daerah terpencil dan wilayah kepulauan dengan akses layanan kesehatan yang terbatas.

Bahkan, dalam sejumlah kondisi, bidan menjadi tenaga kesehatan pertama yang hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Di beberapa wilayah kepulauan, bidan sering kali menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan. Karena itu, penguatan kompetensi serta pemerataan tenaga bidan harus terus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Selain membantu proses persalinan, bidan juga dinilai memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, termasuk meningkatkan kesadaran ibu hamil agar rutin melakukan pemeriksaan kehamilan.

Tak hanya itu, pendekatan humanis yang dilakukan para bidan disebut mampu memberikan dukungan psikologis kepada ibu hamil agar lebih siap menjalani proses persalinan secara aman dan sehat.

“Peran bidan bukan hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga edukasi dan pendampingan kepada masyarakat agar lebih memahami pentingnya kesehatan ibu dan anak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Erliyati menilai tantangan pelayanan kesehatan ibu dan anak ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kebidanan menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Ia berharap seluruh pihak, mulai pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, hingga masyarakat, terus memberikan dukungan terhadap profesi bidan sebagai bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Harkitnas Jadi Momentum Perkuat Generasi Bangsa, Wabup Sumenep Tekankan Pendidikan dan Kemandirian Desa

“Keberhasilan menekan angka kematian ibu dan bayi tidak terlepas dari dedikasi para bidan yang bekerja langsung di tengah masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap profesi bidan harus terus diperkuat,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026
Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh
Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien
Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Sistem Validasi Data
RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Inovasi Pengantaran Obat Gratis ke Rumah Pasien
Dinkes P2KB Sumenep Percepat Evaluasi PTM, Dorong Skrining Proaktif hingga ke Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:01 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:50 WIB

Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:10 WIB

ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:57 WIB

Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien

Berita Terbaru

TEGAS: Ketua Umum LBH Madani Putra, Kamarullah saat Memberikan Sambutan di acara Diklat Paralegal yang di gelar di Kampus UNIJA Madura Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB