Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 21:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

KOMPAK: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (kanan) bersama Bupati Blitar, Rijanto (kiri) saat menandatangani kesepakatan kerja sama di Pendopo Agung Keraton Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

KOMPAK: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (kanan) bersama Bupati Blitar, Rijanto (kiri) saat menandatangani kesepakatan kerja sama di Pendopo Agung Keraton Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, memperkuat jejaring kerja sama antardaerah dengan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan potensi daerah sekaligus meningkatkan manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Bupati Blitar Rijanto, di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim dan Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansyah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kolaborasi antardaerah menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat pembangunan.

Menurutnya, setiap daerah memiliki potensi dan keunggulan yang berbeda sehingga kerja sama dapat menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, pengetahuan, sekaligus mengoptimalkan sumber daya.

“Kerja sama ini menjadi momentum bagi Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Blitar untuk memperkuat sinergi. Masing-masing daerah memiliki potensi dan sumber daya yang dapat dikembangkan bersama untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya, Kamis (17/9/2026).

Baca Juga :  Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura

Ia menegaskan, kerja sama antardaerah tidak cukup hanya diwujudkan dalam hubungan kelembagaan. Kesepakatan tersebut perlu diterjemahkan ke dalam program konkret, khususnya pada sektor-sektor yang memiliki peluang untuk dikembangkan secara bersama.

Sejumlah bidang yang dinilai berpotensi menjadi ruang kolaborasi antara lain pertanian, peternakan, kelautan, serta sektor strategis lainnya.

Menurut Fauzi, pengembangan kerja sama di berbagai sektor tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru sekaligus memperkuat kapasitas kedua daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, kita ingin membangun hubungan kelembagaan yang semakin erat sekaligus membuka ruang kolaborasi di berbagai sektor yang memiliki potensi untuk dikembangkan bersama,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut setelah kesepakatan bersama ditandatangani. Perangkat daerah di masing-masing kabupaten diminta segera menerjemahkan kerja sama tersebut sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Dengan begitu, kerja sama yang telah dibangun tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diwujudkan dalam program yang jelas, terukur, dan berkelanjutan.

“Setelah penandatanganan ini, yang paling penting adalah tindak lanjut dari masing-masing perangkat daerah. Harapannya, kerja sama ini melahirkan program nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Sumenep maupun Kabupaten Blitar,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antardaerah juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengoptimalkan sumber daya pembangunan. Kolaborasi memungkinkan pemerintah daerah saling melengkapi dalam mengembangkan potensi sekaligus mencari solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan.

Pemkab Sumenep berharap kerja sama dengan Pemkab Blitar terus berkembang dan melahirkan berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi kedua daerah.

Baca Juga :  Dari Keramaian ke Peluang Usaha, BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Dukungan untuk Ekonomi Lokal

Selain mempererat hubungan antarpemerintah daerah, kerja sama tersebut diharapkan mampu menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Sinergi yang kuat akan membuka lebih banyak peluang untuk mengembangkan potensi daerah. Karena itu, kerja sama ini harus dijaga dan ditindaklanjuti secara konkret agar benar-benar menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan
Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura
Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa
Kado Hari Jadi Sumenep ke 757, Pemkab Beri Keringanan Tunggakan PBB hingga 95 Persen
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Usai Dilantik, DPRD Desak Empat Pejabat Sumenep Tunjukkan Hasil dalam 6 Bulan
Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:43 WIB

Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan

Kamis, 17 September 2026 - 21:29 WIB

Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya

Rabu, 16 September 2026 - 18:37 WIB

Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura

Rabu, 16 September 2026 - 16:54 WIB

Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa

Senin, 14 September 2026 - 14:50 WIB

Kado Hari Jadi Sumenep ke 757, Pemkab Beri Keringanan Tunggakan PBB hingga 95 Persen

Berita Terbaru