Usai Dilantik, DPRD Desak Empat Pejabat Sumenep Tunjukkan Hasil dalam 6 Bulan

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TEGAS: Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Hairul Anwar (Dok. Seputar Jatim)

TEGAS: Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Hairul Anwar (Dok. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pelantikan empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, diminta tidak berhenti sebagai seremoni pengisian jabatan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, mendorong agar para pejabat yang baru dilantik segera membuktikan kinerjanya melalui capaian program, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta kemampuan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diemban.

Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Hairul Anwar, mengatakan pengisian empat jabatan yang sebelumnya kosong patut diapresiasi. Keempat pejabat tersebut resmi dilantik dan diambil sumpahnya pada Jumat, 4 September 2026.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, menurut Hairul, keberhasilan pengisian jabatan tidak cukup hanya dilihat dari proses pelantikan. Kinerja setelah pejabat menduduki posisi tersebut harus menjadi ukuran berikutnya.

“Seharusnya kinerja itu diukur, diuji dan dievaluasi, misalnya dalam enam bulan ke depan. Seperti apa kinerjanya, bagaimana kepuasan masyarakat dan apa hasil yang dicapai, itu harus diuji, terutama bagi pejabat yang baru menduduki jabatan,” katanya, Sabtu (5/9/2026).

Baca Juga :  Jelang HUT RI ke 81, Paskibraka Sumenep 2026 Dikukuhkan di Pendopo Keraton

Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk memastikan pejabat yang mendapat kepercayaan benar-benar mampu menerjemahkan tanggung jawab jabatan menjadi kinerja yang terukur.

Evaluasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pencapaian program, tetapi juga mencakup kemampuan mengelola organisasi, membangun koordinasi, memahami tugas dan fungsi organisasi perangkat daerah (OPD), serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Karena itu, ia berharap pejabat yang baru dilantik tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk beradaptasi. Mereka dituntut segera memahami persoalan di masing-masing OPD dan menyusun langkah kerja yang sejalan dengan target pembangunan daerah.

Di sisi lain, Hairul menekankan pentingnya penerapan prinsip “orang yang tepat di tempat yang tepat” dalam penempatan pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep.

“Jadi, orang yang ditempatkan harus tepat dengan posisi dan tanggung jawabnya. Istilahnya dalam ilmu manajemen, right man on the right place,” ujarnya.

Ia menilai pengisian jabatan strategis di lingkungan pemerintahan harus memberikan dampak nyata terhadap kinerja organisasi. Proses administrasi dan pelantikan, kata dia, harus dilanjutkan dengan pembuktian melalui hasil kerja.

“Jangan sampai pengisian jabatan ini hanya menjadi formalitas. Harus benar-benar dilihat hasil kerjanya setelah menduduki jabatan tersebut,” tegasnya.

Komisi I DPRD Sumenep juga mendorong penguatan sistem merit dalam setiap proses manajemen aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, penerapan sistem merit penting agar penempatan pejabat tidak semata-mata memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, kapasitas dan rekam kinerja.

Politisi PAN tersebut berharap sistem merit di lingkungan Pemkab Sumenep dapat diterapkan secara transparan, objektif dan berkelanjutan. Evaluasi kinerja secara berkala dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan setiap pejabat mampu mempertanggungjawabkan kepercayaan yang diberikan.

Baca Juga :  Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkoba Internasional, Kurir Bawa Hampir 1 Kilogram Sabu

“Harapannya meritokrasi ini benar-benar berjalan secara ideal. Jadi, bukan hanya orangnya yang sesuai secara administratif, tetapi kompetensi, kinerja dan hasil kerjanya juga harus sesuai dengan jabatan yang diberikan,” pungkasnya.

Dengan demikian, enam bulan pertama masa kerja empat pejabat baru tersebut diharapkan menjadi periode penting untuk mengukur efektivitas pengisian jabatan, termasuk melihat perubahan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat Sumenep. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya
Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura
Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa
Kado Hari Jadi Sumenep ke 757, Pemkab Beri Keringanan Tunggakan PBB hingga 95 Persen
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting
Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:29 WIB

Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya

Rabu, 16 September 2026 - 18:37 WIB

Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura

Rabu, 16 September 2026 - 16:54 WIB

Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:46 WIB

Usai Dilantik, DPRD Desak Empat Pejabat Sumenep Tunjukkan Hasil dalam 6 Bulan

Berita Terbaru