Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERSHALAWAT: Penampilan salah satu grup banjari pada Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family (Dok. Seputar Jatim)

BERSHALAWAT: Penampilan salah satu grup banjari pada Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family (Dok. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Semarak Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diwarnai gelaran Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family.

Diinisiasi DRT Gemar Bersholawat, kegiatan ini menjadi ajang syiar Islam sekaligus upaya merawat tradisi shalawat dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Festival tersebut disambut antusias oleh puluhan grup banjari dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menjadi arena unjuk kemampuan seni musik Islami, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Rangkaian kegiatan akan mencapai puncaknya pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026, di Lapangan Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.

Pada kesempatan tersebut, DRT Gemar Bersholawat menghadirkan Majelis Pemuda Bersholawat At-Taufiq dari Kabupaten Sampang, di bawah asuhan KH. Muhammad Khoiron Zaini atau yang akrab disapa Gus Khoiron.

Kehadiran Majelis Sholawat At-Taufiq diharapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk berkumpul dan melantunkan shalawat bersama dalam suasana religius, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Ketua Panitia Festival Banjari Al-Habsyi, Imam Mustain R, mengatakan kegiatan tersebut merupakan ikhtiar DRT Gemar Bersholawat untuk menghadirkan ruang positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan para pecinta shalawat.

Menurutnya, festival ini bukan semata-mata tentang persaingan memperebutkan Piala DRT The Big Family, melainkan juga menjadi sarana mengembangkan potensi, membangun kekompakan, dan memperkuat persaudaraan melalui seni Islami.

“Melalui Festival Banjari Al-Habsyi ini, kami ingin menghadirkan ruang positif bagi para pecinta shalawat untuk mengembangkan potensi, mempererat silaturahmi, dan bersama-sama merawat tradisi seni Islami. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sumenep,” ujarnya, Sabtu (24/10/2026).

Baca Juga :  Semangat Santri Berbuah Prestasi, Syahrini Firotul Irfah Raih Peserta Terbaik Putri PAB ke VIII FKMSB Jombang

Ia menjelaskan, semangat HSN perlu diwujudkan melalui kegiatan nyata yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu memperkuat nilai keagamaan, menjaga akhlak, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Karena itu, festival ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus belajar tentang kedisiplinan, kekompakan, sportivitas, dan pentingnya menghormati sesama.

Untuk menambah motivasi peserta, panitia menyediakan hadiah jutaan rupiah bagi grup yang berhasil meraih posisi terbaik. Juara pertama akan memperoleh hadiah Rp5 juta, trofi, dan piagam penghargaan. Juara kedua mendapatkan Rp3 juta, trofi, dan piagam, sedangkan juara ketiga memperoleh Rp1,5 juta, trofi, dan piagam.

Panitia juga menyiapkan penghargaan khusus kategori Best Jingle dengan hadiah Rp1 juta dan piagam penghargaan.

Meski demikian, Imam menegaskan bahwa nilai utama festival tidak hanya terletak pada hadiah maupun gelar juara, tetapi juga pada semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap shalawat.

“Kami berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi adab dan sportivitas. Kemenangan merupakan kebanggaan, tetapi menjaga persaudaraan dan menghidupkan shalawat jauh lebih penting,” tuturnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Festival Banjari Al-Habsyi juga menjadi kesempatan bagi komunitas banjari dari berbagai wilayah untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan memperluas jaringan persaudaraan.

Penyelenggara berharap kegiatan tersebut mampu mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan keagamaan serta memperkuat tradisi shalawat yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Madura.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, DRT Gemar Bersholawat mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghadiri malam puncak pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Lapangan Desa Banasare, Kecamatan Rubaru.

Bersama Gus Khoiron dan Majelis Pemuda Bersholawat At-Taufiq, masyarakat akan diajak melantunkan shalawat dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk hadir dan meramaikan malam puncak DRT Gemar Bersholawat pada 31 Oktober 2026 di Lapangan Desa Banasare. Mari kita bershalawat bersama Gus Khoiron dan Majelis Sholawat At-Taufiq, sekaligus mempererat persaudaraan dalam suasana yang penuh keberkahan,” ajaknya.

Melalui Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family dan malam puncak DRT Gemar Bersholawat bersama Majelis At-Taufiq, panitia berharap semangat Hari Santri Nasional 2026 semakin memperkuat kecintaan generasi muda terhadap shalawat, menjaga tradisi keislaman, serta menumbuhkan nilai persatuan dan kebaikan di tengah masyarakat. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Perkuat Kompetensi Perawat Madura, PTC dan JSC akan Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha
Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Perkuat Kompetensi Perawat Madura, PTC dan JSC akan Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak

Berita Terbaru