Home / Tak Berkategori

Bakti Sosial Hari Santri di Asta Tinggi

- Redaksi

Senin, 21 Oktober 2019 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para santri semangat mengikuti kegiatan bhakti sosial yang digelar PCNU Sumenep di Asta Tinggi, Senin, 21/10/2019. (Didik/ SJ Foto)

Para santri semangat mengikuti kegiatan bhakti sosial yang digelar PCNU Sumenep di Asta Tinggi, Senin, 21/10/2019. (Didik/ SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com- Bersama ribuan santri, Nahdlatul Ulama (NU) menggelar bakti sosial bersih-bersih komplek pemakaman Raja Sumenep di Asta Tinggi, Kota Sumenep, Senin pagi, 21/10/2019.

Kegiatan ini diawali dengan salat Subuh berjamaah di area parkir selatan jalan Asta Tinggi, dilanjutkan dengan istighasah bersama ribuan santri. Istighasah dipimpin KH Hafidzi Syarbini, dan jajaran Dewan Syuriah PCNU Sumenep. Usai bersih-bersih, PC NU Sumenep juga menyerahkan bantuan alat dan fasilitas kebersihan kepada pihak pengelola Asta Tinggi.

Ketua NU Sumenep KH Pandji Taufiq mengatakan, gerakan bersih-bersih dan istighasah pada momen Hari Santri Nasional untuk ‘mengawinkan’ NU dengan Asta Tinggi.

“Ya sekalian bersih-bersih, mengenalkan situs-situs yang amat sangat mulia ini kepada generasi muda (santri),” ungkap Kiai Pandji.

Menurut Kyai Pandji, Raja Sumenep yang ada di Asta Tinggi ini menganut Islam Ahlussunnah wal Jamaah, Islam yang mengedepankan akhlak yang mulia. Bahkan tegasnya, keturunan raja-raja di Sumenep tetap menganut Islam Ahlussunnah wal Jamaah. “Nggak, nggak, semua masih terus. Keturunan Raja Sumenep saat ini masih Ahlussunnah wal Jamaah,” tegasnya.

Oleh karena itu, gerakan bersih-bersih di komplek pemakaman para Raja Sumenep, lanjutnya, akan rutin dilakukan setiap tahun.

Baca Juga :  KH Masjkur Tokoh Jawa Timur Ke-22 Penerima Gelar Pahlawan Nasional

“Tiap Hari Santri Nasional, kami akan ziarah ke para pendahulu, warga Sumenep semuanya, dengan harapan mendapat barokah sehingga Sumenep ke depan menjadi lebih baik.

Hari Santri Nasional tahun ini berbeda dari sebelumnya. Menurut Kiai Pandji, alasan Asta Tinggi dijadikan sebagai lokasi baksos dan istighasah di Asta Tinggi karena tempat pemakaman Raja Sumenep itu merupakan simbol.

“Ini kan wajah kami, wajah Sumenep. Setelah ini kami akan geser ke Asta Kiai Abi Sujak, salah seorang pendiri NU pertama di Sumenep,” pungkasnya. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan
Selangkah Lagi ke Meja Hijau, Kejari Sumenep Genjot Berkas Korupsi DD Kades Pragaan Daya
Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru
Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air
Bupati Sumenep Ajak Insan Koperasi Bangun Ekonomi Kerakyatan yang Tangguh dan Modern
Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen
Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:12 WIB

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:15 WIB

Selangkah Lagi ke Meja Hijau, Kejari Sumenep Genjot Berkas Korupsi DD Kades Pragaan Daya

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:32 WIB

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air

Senin, 13 Juli 2026 - 14:28 WIB

Bupati Sumenep Ajak Insan Koperasi Bangun Ekonomi Kerakyatan yang Tangguh dan Modern

Berita Terbaru