SUMENEP, Seputar Jatim – Pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026 di RA Nurul Mannan, Banjar Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memasuki hari ketiga dengan mengusung tema “Aman dan Menyenangkan”.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang ramah anak sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter positif sejak hari pertama murid memasuki dunia pendidikan.
Sejak pagi, suasana penuh kehangatan sudah terasa saat para murid disambut langsung oleh kepala madrasah bersama dewan guru. Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, menyanyikan lagu nasional dan lagu penyemangat, kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan edukatif (ice breaking) untuk membangun rasa percaya diri serta mempererat kebersamaan antarmurid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada sesi inti, para guru mengajak murid mengikuti kegiatan storytelling yang mengangkat pentingnya sikap saling menghargai, berbagi, dan menyayangi teman.
Nilai-nilai tersebut kemudian diperkuat melalui simulasi perilaku positif, seperti mengantre dengan tertib, menjaga kebersihan, meminta izin kepada guru, hingga membiasakan sikap santun dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.
Suasana belajar semakin semarak melalui permainan kelompok dan pengenalan media edukatif bertema “Teman Baik”. Melalui kegiatan tersebut, murid diajak memahami pentingnya hidup rukun, saling menghormati, serta menghindari perilaku yang dapat menyakiti teman.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan pemberian Kartu Anak Hebat sebagai bentuk apresiasi kepada murid yang menunjukkan sikap positif selama mengikuti MATAMUDA 2026.
Kepala RA Nurul Mannan, Banjar Barat, Kasminatus Zuhra, menegaskan bahwa MATAMUDA bukan sekadar ajang pengenalan lingkungan madrasah, tetapi menjadi momentum awal untuk membentuk karakter dan kebiasaan baik bagi setiap murid.
“Kami ingin setiap anak merasa diterima, aman, dan bahagia ketika berada di madrasah. Melalui MATAMUDA 2026, anak-anak tidak hanya mengenal lingkungan belajar, tetapi juga dibiasakan untuk berakhlak mulia, saling menghormati, disiplin, dan peduli terhadap teman. Kami berharap pengalaman awal yang menyenangkan ini menjadi fondasi bagi tumbuh kembang mereka di masa mendatang,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).
Sementara itu, Pengawas RA/MI Kecamatan Gapura, Dwi Ikasari, yang melakukan monitoring pelaksanaan MATAMUDA 2026, memberikan apresiasi atas komitmen RA Nurul Mannan, dalam menyelenggarakan kegiatan yang edukatif, ramah anak, dan berorientasi pada pembentukan karakter.
“MATAMUDA 2026 merupakan momentum strategis untuk membangun kesiapan belajar murid sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter sejak hari pertama. Saya mengapresiasi RA Nurul Mannan yang mampu menghadirkan kegiatan yang kreatif, menyenangkan, dan selaras dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta. Harapannya, pembiasaan positif ini terus dilanjutkan dalam proses pembelajaran sehari-hari,” ungkapnya.
Pelaksanaan MATAMUDA 2026 hari ketiga berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme. Para murid terlihat semakin percaya diri, aktif berinteraksi dengan guru maupun teman, serta mulai mampu beradaptasi dengan lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan ini, RA Nurul Mannan, berharap dapat melahirkan generasi yang berakhlak mulia, mandiri, dan mencintai lingkungan belajar sejak usia dini. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









