Gubernur Khofifah: Museum Omah Munir adalah Museum HAM Pertama di Indonesia

- Redaksi

Minggu, 8 Desember 2019 - 15:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat denah rencana pembangunan Museum Omah Munir, di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu, 08/12/2019. (Fahmi/ SJ Foto)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat denah rencana pembangunan Museum Omah Munir, di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu, 08/12/2019. (Fahmi/ SJ Foto)

BATU, seputarjatim.com– Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara resmi melakukan Peletakan batu pertama Museum HAM “Omah Munir” di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Minggu, 09/12/2019.

Peletakan batu pertama ini juga dihadiri Ketua Komnas HAM RI, Akhmad Taufan Damanik, Wakil Walikota Batu Punjul Santoso, Istri alm. Munir, Suciwati, perwakilan Kompolnas, LPKS dan beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Jatim.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyebut Museum HAM Munir bisa menjadi literasi dan edukasi Demokrasi dan HAM bagi masyarakat luas. Masyarakat bisa secara dekat mengetahui bagaimana sejarah perjalanan demokrasi dan penegakan HAM di Indonesia. Penyajiannya bisa dilakukan secara komprehensif melaui digital IT khususnya dengan augmanted reality.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keberadaan Museum HAM Munir menjadi bagian penting sebagai penyampai informasi, edukasi, literasi sekaligus unsur rekreasi karena di desain dengan musium digital menggunakan augmanted reality ,” terang Khofifah, Minggu, 08/12/2019.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI ke-77, Desa Batang-Batang Daya Juara Umum Tingkat Kecamatan

Gubenur wanita pertama ini juga menyebut, Museum HAM Munir juga menjadi bagian untuk memanggil memori kita tentang Universal Declaration of Human Rights. Banyak sudut pandang tentang HAM yang akan memperkaya museum ini. Dijelaskan pula, keberadaan Museum HAM Munir juga menguatkan kota Batu menjadi salah satu destinasi wisata edukasi Demokrasi dan HAM, selain alam dan sentra wisata lainnya. Museum ini juga menunjukkan bahwa kota Batu menjadi salah satu referensi utama bagi pembangunan yang berkeadilan dan terbaik khususnya terkait pemerataan kesejahteraan dan rendahnya kemiskinan.

Gubernur Khofifah meletakkan batu pertama pembangunan Museum Omah Munir. (Fahmi/ SJ Foto)

Menurut Khofifah, Pemprov akan mendukung keberadaan Museum HAM Munir agar museum ini multi fungsi. Salah satunya membantu dalam pembiayaan pembangunan melalui APBD Provinsi Jawa Timur. Dikatakannya, untuk lahan yang dipergunakan merupakan aset Pemkot Batu, sedangkan support yang diberikan Pemprov Jatim adalah dalam pembangunannya. “Sedangkan mekanisme pengelolaanya agar optimal dan memberi manfaat yang besar setelah bangunan ini selesai,” tambahnya.

Baca Juga :  3 Mucikari Dibekuk

Sementara itu Ketua Komnas HAM RI menuturkan demokrasi dan keterbukaan ekonomi tanpa norma HAM percuma, dimana tidak akan mencapai cita cita Pancasila di Sila ke-5 yaitu “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Keberadaan museum ini meyakinkan masyarakat bahwa Indonesia bisa menjadi model dimana budaya dan nilai agama serta HAM bisa bersatu padu dalam membangun keadilan yang beradab,” ujarnya. (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terbaru