Kades Manyar Lamongan Diprotes Warga

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2020 - 22:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Jalan poros Desa Manyar, Sekaran, yang belum rampung diprotes warga, Senin, 23/03/2020. (Makhrus/SJ Foto)

Jalan poros Desa Manyar, Sekaran, yang belum rampung diprotes warga, Senin, 23/03/2020. (Makhrus/SJ Foto)

LAMONGAN, seputarjatim.com- Diduga tidak cairkan insentif RT dan Posyandu, Kepala Desa Manyar, Kecamatan Sekaran, Lamongan, Jawa Timur, diprotes warga pada Senin, 23/03/2020.

Warga kecewa lantaran uang intensif posyandu dan RT tahun anggaran 2019 tak kunjung dicairkan. Selain itu, mereka juga kesal karena pembangunan jalan desa tahun anggaran 2019 belum dirampungkan.

“Kami menuntut agar Kepala Desa Manyar bertanggungjawab atas permasalahan ini,” tegas Mukarom, anggota BPD Manyar.

Menurut Mukarom, dana insentif posyandu dan RT ini ditaksir mencapai 60 juta rupiah.

“Dana itu sangat besar bagi kami. Untuk memperbaiki kinerja penerimanya juga. Kami dorong agar dana tersebut dapat segera dicairkan,” imbuhnya.

Agus Hendrawan, Camat Sekaran mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Kades Manyar.

“Pak Kades berjanji akan menyelesaikannya di tahun 2020 ini. Termasuk pembangunan fisik jalan juga akan dilanjutkan oleh yang bersangkutan,” terang Agus kepada wartawan.

Baca Juga :  Nelayan Pertanyakan Kompensasi Daerah Terdampak Eksplorasi Migas HCML

Sebelumnya pada Senin pagi, 23/03/2020, puluhan warga Desa Manyar berniat melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kecamatan Sekaran.

Dengan pertimbangan mencegah sebaran virus corona, petugas mencegah warga berunjukrasa. Namun sejumlah perwakilan diminta untuk membuat tuntutan yang akan disampaikan kepada Puji Rahayu Saputro, Kepala Desa Manyar. (mah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Kamis, 10 September 2026 - 19:34 WIB

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB