Home / Tak Berkategori

APMS Sapeken Viral, Berikut Penjelasan Pemilik Dan Ketua LPK – KP Sumenep

- Redaksi

Minggu, 10 April 2022 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: H. Syafiuddin, SH. MH ketua umum Lembaga Perlindungan Konsumen dan Kebijakan Publik (LPK – KP ) Kab. Sumenep

Foto: H. Syafiuddin, SH. MH ketua umum Lembaga Perlindungan Konsumen dan Kebijakan Publik (LPK – KP ) Kab. Sumenep

SUMENEP, seputarjatim.com–Santernya pemberitaan miring terkait APMS sapeken milik H. Ardi membuat ketua umum Lembaga Perlindungan Konsumen dan Kebijakan Publik (LPK – KP ) Kab. Sumenep angkat bicara.

Menurut H. Syafiuddin, SH.,MH pemberitaan tidak sedap tersebut perlu diluruskan dan di jelaskan kebenarannya kepublik, agar tidak timbul asumsi-asumsi negatif di masyarakat khususnya di kecamatan Sapeken.

“Ketika terjadi sidak beberapa waktu yang lalu yang dilakukan tim Pertamina yang di dampingi oleh staf ESDA setda Kab. Sumenep Beserta Kanit Pidter Polres Sumenep secara keseluruhan tidak ada masalah, karena ketika waktu sidak berlangsung tim hanya menemukan APMS kosong dan dispenser tidak nyala,” Jelasnya kepada media ini. Minggu (10-4-2022)

Masih kata H. Piu sapan akrab H. Syafiuddin, Terkait tentang APMS yang kosong dan dispenser tidak nyala itu sebenarnya kebetulan pas waktu sidak berlangsung karena H. Ardi sendiri sebagai pemilik dari pom  tersebut melayani masyarakat nelayan yang mempunyai rekom resmi untuk mendapatkan solar bersubsidi, rekom tersebut sebanyak 16 rekom sehingga ketersediaan BBM bersubsidi tersebut cepat habis.

Baca Juga :  Jutaan Pasang Mata Jadi Saksi Di Launchingnya Logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep Ke-755

“ H. Ardi melayani 16 rekom dari nelayan yang akan nebus Solar subsidi itu, makanya Ketersediaan BBM di APMS H. Ardi cepat habis. Dan terkait masalah dispenser rusak itu juga tidak benar kalau tidak nyala iya. Karena ketika di uji oleh tim pertamina waktu itu dibelikan solar 1 drum isi 200 liter dan ternyata nyala bukan rusak hanya tidak di hidupkan saat terjadi sidak “,Terangnya

Sementara itu, H. Ardi selaku pemilik APMS saat di konfirmasi oleh awak media mengenai sidak yang dilakukan oleh tim dari Pertamina yang di dampingi oleh staf ESDA setda Kabupaten Sumenep Membenarkan adanya, bahwa yang menjadi temuan di situ adalah kosongnya ketersediaan BBM dan tidak hidupnya dispenser.

Baca Juga :  Banjir Rendam Ratusan Hektar Sawah, Kades Torbang Minta Pemkab Hadir Fikirkan Nasib Petani

Akan tetapi hal tersebut terjadi karena dirinya telah melayani penebusan BBM bersubsidi sebanyak 16 rekom, hal inilah yang menjadi alasan utama kenapa ketersediaan BBM bersubsidi cepat habis.

“ketika tengker datang, saya melayani penebusan BBM bersubsidi itu terhadap warga nelayan sebanyak 16 rekom, makanya cepat habis BBM saya, itupun masih ada sisa di dispenser dan memenuhi kuota 15 hari,” Paparnya.

Lanjut H.Ardi, terkait dengan kabar dispenser rusak, sebenarnya tidak rusak hanya tidak di nyalakan waktu itu karena BBM kosong, tapi mengenai hal ini sudah dibuktikan di depan tim pertamina dengan cara dibelikan solar 1 drum.

“Oleh saya sendiri yang memasukkan ke dispenser dan dispenser dinyalakan yang akhirnya terbukti bahwa dispenser saya tidak rusak tapi tidak di nyalakan”, pungkasnya.(bs)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren
DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WIB

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:40 WIB

DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Berita Terbaru