Menhub dan Menkes Operasikan Dua Rumah Sakit Apung di Sumenep

- Redaksi

Kamis, 15 Agustus 2019 - 16:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Pengoperasian dua kapal rumah sakit apung dilakukan di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Jawa Timur, 15/08/2019. (Didik/ SJ foto)

Pengoperasian dua kapal rumah sakit apung dilakukan di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Jawa Timur, 15/08/2019. (Didik/ SJ foto)

Sumenep, seputarjatim.com Menteri Perhubungan Budi Karya dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek meresmikan pengoperasian Kapal Rumah Sakit Apung, di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Jawa Timur, Kamis 15/08/2019 siang. Hadir pula Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Abuya Busyro Karim. Dua kapal roro yang difungsikan sebagai rumah sakit apung ini rencananya akan dioperasikan di dua wilayah kepulauan, pertama di trayek Pulau Kangean dan Sapeken, sementara kapal kedua akan dioperasikan di lintasan Pulau Sepudi dan Raas.

Menhub Budi Karya dalam sambutannya berharap pengoperasian dua kapal ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas medis, namun juga berfungsi sebagai armada pendukung kelancaran angkutan laut di wilayah kepulauan.

“ Jadi kita inginkan dua kapal ini memiliki fungsi sebagai kapal rumah sakit yang punya fungsi transportasi. Jadi pagi pagi dia berjalan, sampai tiga jam, dan sore hari saat berlabuh di pulau pulau kecil. Disitulah fungsi rumah sakit itu berjalan. Selama berjalan ada sekitar 30 penumpang yang ada disitu. Dan sebagai kapal rumah sakit kita meminta agar ada ruangan operasi di kapal itu,” kata Menhub Budi Karya dalam sambutannya.

Gubenur Jawa Timur dan Bupati Sumenep hadir dalam acara pengoperasian kapal rumah sakit apung. (Didik/ SJ foto)

Sementara Menteri Kesehatan Nita Moeloek meminta agar seluruh petugas medis yang nantinya bertugas diatas kapal tersebut dapat menjalankan fungsinya secara maksimal, termasuk memberikan penyuluhan kesehatan bagi masyarakat kepulauan terpencil.

Pengoperasian dua kapal rumah sakit apung ini menurut Menkes adalah yang pertama kali dilakukan di Provinsi Jawa Timur.

“ Tentunya walaupun berada di Pulau kecil, masyarakat harus tetap tersentuh dengan pelayanan kesehatan. Jadi nanti mohon agar Ibu Gubernur berkomunikasi dengan Universitas yang memiliki Fakultas Kedokteran, agar mengutus tenaga dari kampus untuk ikut serta dalam kapal ini,” terang Menkes Nila Moeloek.

Baca Juga :  Corona: Jangan Mudik, Berharap Jiwa Besar Perantau

Gubernur Jawa Timur Khofifah menyambut senang pengoperasian dua kapal bantuan pemerintah pusat ini. Khofifah mengaku telah berkoordinasi dengan perguruan tinggi negeri dan swasta untuk mendukung program yang dicanangkan dua kementrian itu. “ Kita akan berbagi layanan. Jadi walikota probolinggo mendengar, sekarang bupati sampang juga inden. Jadi semoga ini juga dapat dipertimbangkan. Sehingga layanan dan konektifitas di jawa timur ini bisa lebih maksimal lagi,” kata Khofifah dalam sambutannya.

Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim sampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan dua kapal rumah sakit apung. (Didik/ SJ foto)

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Sumenep akan mendukung kelancaran beroperasinya dua kapal rumah sakit apung ini. “ Kita juga akan siagakan petugas medis dari kita untuk ikut jadi ABK kapalnya. Walaupun perairan di Kabupaten Sumenep ombaknya besar, semoga kapal ini dapat bertugas dengan lancar dan memberikan fungsinya secara maksimal kepada masyarakat kepulauan Sumenep,” terang Bupati Busyro. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional
Tak Hanya Lengkapi Fasilitas, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Cetak Tenaga Kesehatan Profesional
RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat
RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H
RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi
Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:04 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:41 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:28 WIB

Tak Hanya Lengkapi Fasilitas, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Cetak Tenaga Kesehatan Profesional

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:55 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:13 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat

Berita Terbaru

BERBAHAYA: Sejumlah pengendara melintas di lokasi ambruknya tiang listrik di ruas jalan setelah Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE, Gresik (Dok. Seputar Jatim)

Jawa Timur

10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:14 WIB