BRIDA Sumenep Kenalkan Inovasi SIMBRIDA, Layanan Digital Berbasis AI

- Redaksi

Senin, 8 September 2025 - 10:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SANTAI: Kepala Brida Sumenep, Benny Irawan, saat menyampaikan tentang inovasi baru SIMBRIDA (SandiGT - Seputar Jatim)

SANTAI: Kepala Brida Sumenep, Benny Irawan, saat menyampaikan tentang inovasi baru SIMBRIDA (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menunjukkan langkah progresif dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat ilmiah dan pelaku inovasi.

Melalui inovasi terbaru bernama SIMBRIDA (Sistem Informasi Badan Riset dan Inovasi Daerah), BRIDA resmi memperkenalkan sistem layanan publik berbasis digital yang terintegrasi dalam satu kanal daring: https://brida.sumenepkab.go.id.

Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan, mengatakan, SIMBRIDA tidak sekadar menjadi platform administrasi, tetapi dirancang sebagai hub utama untuk mendukung ekosistem riset dan inovasi lokal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan SIMBRIDA, kita ingin menghadirkan layanan yang sederhana, transparan, dan cepat bagi masyarakat akademik, peneliti, hingga pelaku inovasi. Semua bisa diakses dalam satu pintu layanan digital,” ujarnya, Senin (8/8/2025).

Baca Juga :  Lewat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Pemuda Sumenep Jadi Motor Perubahan Bangsa

Dalam tahap awal, lanjut dia, SIMBRIDA menyediakan empat jenis pelayanan yang difokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat riset dan inovasi, antara lain:
1. Pengajuan Riset: memfasilitasi para akademisi dan peneliti yang hendak mengajukan penelitian di wilayah Kabupaten Sumenep.
2. Pengajuan Inovasi: wadah bagi masyarakat maupun instansi yang ingin mendaftarkan karya inovatif sebagai bagian dari pengembangan daerah.
3. Pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI): mendukung perlindungan hukum atas karya cipta dan inovasi masyarakat.
4. Layanan ISBN: membantu penerbit, penulis, maupun lembaga pendidikan dalam memperoleh ISBN sebagai identitas resmi publikasi buku.

Lanjut ia memamparkan, bahwa yang membuat SIMBRIDA berbeda adalah adanya integrasi chatbot berbasis kecerdasan buatan dari Artificial Intelligence (AI).

“Fitur ini memungkinkan pengguna untuk bertanya langsung terkait prosedur riset, mekanisme pendaftaran inovasi, hingga regulasi tentang HAKI. Dengan chatbot tersebut, proses bimbingan tidak lagi terbatas ruang dan waktu,” tegasnya.

“Chatbot ini menjadi jembatan interaktif antara BRIDA dengan masyarakat. Kapanpun masyarakat butuh informasi, sistem akan menjawab secara otomatis dan akurat,” imbuhnya.

Hadirnya SIMBRIDA sejalan dengan visi Pemkab Sumenep untuk mendorong transformasi digital di bidang tata kelola pemerintahan. Tak hanya menjadi etalase layanan publik, platform ini diproyeksikan sebagai pusat data riset dan inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh perguruan tinggi, lembaga penelitian, maupun pelaku usaha.

Dengan sistem ini, Sumenep berpeluang menjadi daerah percontohan dalam penerapan tata kelola riset dan inovasi berbasis teknologi di Jawa Timur.

Baca Juga :  Siap Bersaing di Pasar Global, PT ESM Madura Kembali Ekspor Rokok King Djava Click Blueberry ke Malaysia

“SIMBRIDA dipandang mampu memperkuat posisi Sumenep sebagai kabupaten yang tidak hanya kaya sumber daya alam dan budaya, tetapi juga siap menyongsong ekonomi berbasis pengetahuan,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan
Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim
Gubernur Jatim ke Sumenep Bawa Bantuan 1,5 Truk Aspal, Cukupkah untuk Jalan Berlubang?
Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:03 WIB

RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan

Berita Terbaru