Siap Bersaing di Pasar Global, PT ESM Madura Kembali Ekspor Rokok King Djava Click Blueberry ke Malaysia

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAK: Owner PT Empat Sekawan Mulia (ESM) Suhaydi, mendampingi tim Bea Cukai Madura usai persiapan ekspor rokok King Djava click blueberry ke Malaysia (Doc. Seputar Jatim)

KOMPAK: Owner PT Empat Sekawan Mulia (ESM) Suhaydi, mendampingi tim Bea Cukai Madura usai persiapan ekspor rokok King Djava click blueberry ke Malaysia (Doc. Seputar Jatim)

PAMEKASAN, Seputar Jatim – Rokok lokal Madura, bernama King Djava berhasil menembus pasar Internasional.

Awal September 2025 ini PT Empat Sekawan Mulia (ESM) kembali mengekspor 5 juta batang King Djava Varian Click Blueberry ke Negara Malaysia.

Ekspor besar ini menjadi konsistensi PT. ESM dalam memperkuat branding King Djava di kancah global.

Diketahui, Malaysia menjadi negara ketiga yang menjadi pasar King Djava, setelah sebelumnya sukses dipasarkan di Timor Leste dan Filipina.

Bahkan, dua negara lain, yakni Polandia dan Australia, kini masuk tahap penjajakan kontrak.

Baca Juga :  Labeng Mesem Jadi Simbol Kepemimpinan, Bappeda dan BKPSDM Sumenep Sabet Best Booth di Madura Night Vaganza 2025

“King Djava Click Blueberry adalah varian terbaru yang kami coba pasarkan ke Malaysia. Harapan kami, brand ini bisa terus berkembang dan menjadi pilihan utama di mancanegara,” ujar Owner PT ESM, Suhaydi, usai mempersiapkan pengiriman Rokok Djava ke Malaysia, Jumat (5/9/2025).

Menurut Haji Edy panggilan Alakrabnya, ekspor berulang kali ini adalah bukti bahwa produk tembakau lokal Madura memiliki daya saing global.

Branding King Djava dibangun melalui inovasi varian rasa, kualitas produk yang terjaga, serta komitmen kepuasan konsumen.

“Kami selalu fokus menjaga kualitas agar King Djava bisa menjadi primadona global. Kepuasan konsumen dan ketepatan pengiriman adalah komitmen utama kami,” katanya.

Dukungan penuh juga datang dari Bea Cukai Madura. Kepala Seksi Pelayanan Bea Cukai Madura, Budi Dewantoro, menegaskan, bahwa pihaknya terus mendampingi seluruh proses ekspor, mulai dari pemeriksaan barang hingga penyegelan kontainer.

“Hari ini merupakan ekspor kedua King Djava ke Malaysia dengan jumlah 5 juta batang. Semua proses berjalan sesuai aturan,” jelasnya.

Lanjut ia menambahkan, koordinasi PT. ESM dengan Bea Cukai selama ini berjalan lancar, sehingga setiap tahapan produksi hingga distribusi dapat dipastikan sesuai standar.

“Mulai pengepakan hingga pengiriman menuju pelabuhan terakhir terus kami awasi, sebelum akhirnya diteruskan ke Malaysia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Festival Tembakau Madura, Antara Meriahnya Pameran dan Bayang-Bayang 'Pabrikan Hantu'

Untuk diketahui, Berdasarkan data Bea Cukai Madura, PT Empat Sekawan Mulia adalah satu-satunya produsen rokok asal Madura dari Kabupaten Pamekasan yang konsisten menembus pasar global.

Keberhasilan ini tidak hanya memperkuat citra King Djava sebagai rokok premium Madura, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi
Harlah ke-92 PAC GP Ansor Pragaan, Perkuat Peran Pemuda dan Program Berdampak

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Berita Terbaru