BRIDA Sumenep Susun Riset Strategis Tangani Banjir

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 10:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MELUAP: Jalan raya di selamat datang Sumenep terendam banjir (SandiGT - Seputar Jatim)

MELUAP: Jalan raya di selamat datang Sumenep terendam banjir (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Banjir bukan lagi sekadar peristiwa musiman yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, genangan air bisa melumpuhkan akses transportasi, merusak fasilitas umum, sampai merembet ke permukiman.

Kondisi ini mendorong Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, untuk menyusun riset strategis sebagai fondasi penanganan banjir berbasis sains dan kebijakan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris BRIDA Sumenep, Abd. Kahir, mengaku bahwa pihaknya telah menyiapkan desain awal riset penanganan banjir.

Riset ini, kata dia, tidak hanya akan melihat dari aspek teknis konstruksi, tetapi juga sosial-ekologis.

“Kami sudah memulai dengan rapat internal dan koordinasi awal bersama Dinas PUTR. Kerangka riset sudah dalam tahap penyusunan,” katanya, Senin (9/6/2025).

Baca Juga :  Demi Segarkan Birokrasi, Bupati Sumenep dalam Waktu Dekat Bakal Lakukan Mutasi Pejabat

Lanjut ia menegaskan, bahwa pelaksanaan riset dijadwalkan pada September atau Oktober 2025 mendatang.

Tak hanya itu, BRIDA juga berencana menggandeng perguruan tinggi dengan kompetensi multidisiplin, khususnya dalam bidang teknik sipil, hidrologi, dan tata ruang wilayah.

“Banjir di Sumenep tidak bisa semata-mata ditangani dengan pelebaran saluran atau pengerukan sungai. Ada banyak faktor yang saling berkelindan baik perubahan tata guna lahan, sedimentasi sungai, perencanaan permukiman yang tidak berbasis risiko bencana, hingga lemahnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya resapan air,” tegasnya.

Ia pun ingin membongkar semua variabel yang memicu banjir. Ini bukan soal teknis semata, tapi juga soal kebijakan masa lalu dan desain ruang yang abai terhadap risiko bencana.

Riset ini, lanjut dia, akan menghasilkan rekomendasi kebijakan atau policy brief yang bersifat aplikatif.

“Hasilnya akan dikonsolidasikan bersama OPD teknis seperti PUTR, BPBD, DLH, hingga Bappeda, agar bisa menjadi acuan dalam pengambilan keputusan jangka menengah maupun panjang,” tukasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Hairul Anwar, menilai penanganan banjir selama ini cenderung reaktif dan jangka pendek.

“BRIDA itu sangat strategis untuk melakukan riset yang mendalam, sekaligus memberikan masukan ke Pemerintah Daerah agar lahir peta jalan (road map) penanganan banjir,” ujarnya.

Baca Juga :  Demi Segarkan Birokrasi, Bupati Sumenep dalam Waktu Dekat Bakal Lakukan Mutasi Pejabat

Menurutnya, sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Sumenep bergerak dengan pendekatan sistemik dan ilmiah. Penelitian yang menyentuh akar masalah dari hulu hingga hilir, menurutnya, adalah satu-satunya jalan keluar dari krisis yang berulang ini. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:15 WIB

Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:32 WIB

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Berita Terbaru