Bupati Busyro: Gotong Royong itu Penting

- Redaksi

Rabu, 27 November 2019 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AYO GOTONG ROYONG: Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim, dan Ketua Tim Penggerak PKK Sumenep, Nurfitriana Busyro Karim temui warga dalam acara bulan bhakti gotong royong ke-16 di Kecamatan Lenteng, Sumenep, Jawa Timur, Rabu, 27/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

AYO GOTONG ROYONG: Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim, dan Ketua Tim Penggerak PKK Sumenep, Nurfitriana Busyro Karim temui warga dalam acara bulan bhakti gotong royong ke-16 di Kecamatan Lenteng, Sumenep, Jawa Timur, Rabu, 27/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Puncak pencanangan bulan bhakti gotong royong ke-16 digelar di lapangan Sepakat, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Jawa Timur, Rabu, 27/11/2019. Acara ini dihadiri langsung Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim, Forkopimda, kepala OPD, dan lembaga pemerintahan tingkat kecamatan dan desa. Acara yang dipusatkan di lapangan Sepakat, Lenteng ini juga menjadi puncak peringatan bulan bhakti gotong royong di Kabupaten Sumenep.

“Untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan serta semangat gotong royong. Disitu ada banyak hal di gotong royong termasuk pelaksanaan pembangunan, dan pemeliharaan hasil hasil pembangunan. Jadi intinya itu bagaimana kita dalam proses pembangunan ini benar-benar ada satu sinergi dan keterlibatan semua pihak khususnya masyarakat. Pembangunan ini hakekatnya harus melibatkan semua, terang Mohammad Ramli, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, di lokasi, Rabu, 27/11/2019.

Baca Juga :  Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara
SEMARAK : Puncak pencanangan bulan bhakti gotong royong dimeriahkan tari-tarian yang ditampilkan siswa PAUD dan TK se-Kecamatan Lenteng. (Didik/ SJ Foto)

Dalam acara ini menurut Ramli juga digelar sejumlah kegiatan sosial secara gratis bagi masyarakat.

“Kita juga beri pelayanan bagi masyarakat melalui donor darah. Ada juga pemeriksaan kesehatan dan implan, ada perpustakaan keliling dan layanan Samsat untuk memberikan pelayanan langsung disini,” imbuh mantan Kepala Dinas Sosial Sumenep itu.

Peringatan hari bulan bhakti gotong royong ini menurut Ramli juga dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan lain beberapa hari sebelumnya. “Tadi malam ada forum Ulama dan Umara yang dibingkai dalam perayaan maulid Nabi Muhammad SAW. Dan hari ini acara puncak pencanangannya. Maka kita undang semua pihak termasuk OPD, dan kita juga buka 35 stand disini untuk pameran produk2 unggulan dan hasil-hasil pembangunan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Terima Penghargaan dari BKN atas Kecepatan Pengangkatan CASN 2024
PRODUK LOKAL : Ibu-ibu PKK membuka stand pemeran produk-produk lokal unggulan. (Didik/ SJ Foto)

Puncak pencanangan bulan bhakti gotong royong ini juga dihadiri ketua tim penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nurfitriana Busyro Karim, dan pengurus PKK Kabupaten lain. Nurfitriana didampingi Bupati Busyro juga memantau pelaksanaan kegiatan sosial yang diadakan di Puskesmas Lenteng, yakni khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil.

BUPATI BUSYRO : Ayo tangkal budaya hedonis dengan kekuatan gotong royong! (Didik/ SJ Foto)

Terpisah, dalam pidatonya Bupati Busyro berharap kegiatan bulan bhakti gotong royong ke-16 tersebut dapat meningkatkan kesadaran pentingnya gotong royong di tengah masyarakat Kabupaten Sumenep.

“Tentu saja kita berharap dengan peringatan bulan gotong royong ini mengingatkan kembali untuk melakukan gotong royong, di tengah budaya yang serba hedonis, yang serba memikirkan diri sendiri, padahal tidak akan ada orang bisa hidup dan menghidupi dirinya sendiri tanpa bantuan orang lain,” kata Bupati Busyro. (feb/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren
DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WIB

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:40 WIB

DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Berita Terbaru